Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Meningkatkan Kesadaran Terhadap Pemilahan Sampah Terutama Tingkat Sekolah Dasar (SD) di Desa Gumirih Dwimay Fawzy; M. Alief Ramadhan Putra; Meritania Nurittama; Wilda Mutiara Sari; Astry Mahirani Khanza Fagi; Janetalia Jatmiko Putri
Jurnal Pengabdian Indonesia Vol. 2 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpi.v2i2.4567

Abstract

Kehidupan manusia dan berbagai aktivitasnya tidak bisa lepas dari keberadaan sampah, karena sampah merupakan dampak sampingan dari aktivitas manusia, hasil organisme, maupun proses alamiah. Sampah dapat menimbulkan risiko terhadap infrastruktur kota, termasuk masalah kesehatan dan lingkungan. Selain berpotensi mencemari, sampah juga dapat menyebabkan gangguan Kesehatan. Berdasarkan data dari hasil Banyuwangi Hijau Sampah merupakan dampak sampingan dari aktivitas manusia dan alam yang dapat menimbulkan masalah serius bagi lingkungan dan kesehatan. Kegiatan ini mengkaji permasalahan pengelolaan sampah di Kabupaten Banyuwangi yang menghasilkan 1.245ton sampah harian dengan komposisi 66% organik dan 33% anorganik. Untuk mengatasi rendahnya kesadaran siswa-siswi dalam pemilahan sampah, mahasiswa KKN kelompok 17 Universitas Muhammadiyah Jember melaksanakan program sosialisasi berupa pemahaman mengenai pemilahan sampah di SDN 1, 2, dan 3 Gumirih. Metode yang diterapkan meliputi sosialisasi, diskusi, dan praktik langsung berupa fun game dengan siswa kelas 6, yang dalam pelaksanaannya mahasiswa KKN akan memulai sosialisasi dengan pemberian materi setelah itu akan dilaksanakan diskusi untuk membahas mengenai materi yang sudah diberikan lalu dilanjutan dengan pelaksanaan fun game yaitu dengan memberikan contoh sampah yang ada di sekitar seperti kulit pisang sebagai sampah organik, dan botol plastik sebagai contoh sampah anorganik . Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman siswa tentang pentingnya pemilahan sampah dan menanamkan nilai tanggung jawab, serta kepedulian lingkungan yang berdampak pada keberlanjutan lingkungan masa depan.
Pembelajaran Kreatif Berbasis Outbound Kids dan Implikasinya Terhadap Citra Sekolah Di TK ABA 1 Cindogo Bondowoso Ari Susanti; Dwimay Fawzy
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v5i1.2602

Abstract

Perkembangan media digital menuntut lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga mampu mengelola komunikasi dan citra sekolah secara strategis. Pembelajaran inovatif menjadi pesan utama dalam membangun persepsi publik terhadap lembaga pendidikan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru taman kanak-kanak melalui pelatihan berbasis Training of Trainer (TOT) Outbound Kids yang terintegrasi dengan model PAIKEM GEMBROT, sekaligus mendukung penguatan komunikasi dan branding sekolah. Metode pengabdian dilaksanakan melalui pelatihan, diskusi, simulasi, dan praktik langsung yang melibatkan 55 guru TK se-Kecamatan Tapen, Bondowoso. Guru diposisikan sebagai subjek utama kegiatan, sementara siswa menjadi penerima manfaat tidak langsung melalui implementasi hasil pelatihan dalam pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan guru dalam merancang dan mengimplementasikan pembelajaran aktif, kreatif, dan menyenangkan berbasis Outbound Kids. Implementasi oleh guru berdampak positif terhadap keterlibatan, perkembangan motorik, kognitif, sosial-emosional, serta pembentukan karakter anak. Selain itu, aktivitas pembelajaran inovatif menghasilkan konten komunikasi yang memperkuat citra sekolah di mata masyarakat. Disimpulkan bahwa pelatihan guru berbasis TOT Outbound Kids merupakan strategi pengabdian yang efektif dan berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAUD sekaligus mendukung penguatan komunikasi dan branding lembaga pendidikan.
KEKUATAN VISUAL DALAM MENDISIPLINKAN KHALAYAK DI MASA PANDEMI COVID-19 Resvindira Damayanti; Juwita Ratna Amalia; Siti Zulijah Rusdiana; Annisa Farhatul Mauliyah; Rifan Darma Yoga; Dwimay Fawzy
MEDIAKOM Vol. 8 No. 01 (2024): Mediakom, September 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana elemen-elemen visual digunakan dalam masyarakat untuk menyampaikan pesan disiplin. Dalam situasi pandemi, peran komunikasi visual memegang peranan yang sangat penting dalam mengedukasi masyarakat dan membentuk perilaku disiplin. Penelitian ini menggunakan teori semiotika yang dikembangkan oleh Roland Barthes dan teori panopticon. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dimana pengumpulan data dilakukan melalui searching, tinjauan literatur, dan observasi konten visual Satgas Covid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa solidaritas dalam mematuhi protokol kesehatan dan peran generasi muda melalui media sosial berperan penting dalam pengendalian Covid-19. Namun, kritik muncul terhadap kebijakan pemerintah yang kurang transparan, tidak efektif, ketidakjelasan informasi, kurangnya transparansi pengelolaan sumber daya dan mengabaikan kelompok rentan. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih jauh mengenai peran visual yang bersifat kedisiplinan untuk mematuhi protokol kesehatan. Selain itu, dapat menjadi landasan bagi pengembangan strategi komunikasi yang lebih responsif terhadap krisis di masa mendatang, agar masyarakat lebih mudah menerima dan menerapkan pesan-pesan kedisiplinan yang disampaikan.
Stereotipe Perempuan Dalam Poster Film Horor Dari Era Tahun 1980 Sampai 2015 (Analisis Wacana Kritis Sara Mills) Sevyra Kurnia Hendrawinata; Nindya Kalyana Rasmi; Devi Diah Ayu; Naifah Putri Nahara; Dewi Ruhil ilma; Dwimay Fawzy
MEDIAKOM Vol. 8 No. 02 (2025): Mediakom, Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study analyzes the representation of women in Indonesian horror film posters from the 1980s to 2015, as well as the symbols that reflect social and cultural dynamics. In Indonesian horror films, women are often portrayed as powerful, vengeful, and dominant spirits. In the 1980s, women were mostly depicted as passive victims, while in the 1990s, they began to show strength and control over their fate. The 2000s marked a shift, with women portrayed as more complex and independent characters capable of combating supernatural forces. The research method used a qualitative approach with visual analysis and critical discourse analysis (CDA). The findings suggest that the changing representation of women in posters reflects the evolution of gender discourse in society, where women are no longer just objects of violence and suffering, but subjects who possess strength and control over their destinies. Penelitian ini menganalisis representasi perempuan dalam poster film horor Indonesia dari era 1980 hingga 2015, serta simbol-simbol yang mencerminkan dinamika sosial dan budaya. Dalam film horor Indonesia, perempuan sering digambarkan sebagai sosok hantu yang kuat, pendendam, dan dominan. Pada era 1980-an, perempuan lebih banyak digambarkan sebagai korban pasif, sementara pada 1990-an, mereka mulai menunjukkan kekuatan dan kontrol atas nasib mereka. Era 2000-an menunjukkan perempuan sebagai karakter yang lebih kompleks dan independen, mampu melawan kekuatan supranatural. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis visual dan analisis wacana kritis perempuan (CDA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan representasi perempuan dalam poster mencerminkan perubahan wacana gender dalam masyarakat, di mana perempuan tidak hanya menjadi objek kekerasan dan penderitaan, tetapi juga subjek yang kuat dan mampu mengendalikan takdir mereka.