Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model dan langkah-langkah pengembangan media pembelajaran dalam konteks desain pembelajaran, khususnya pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini membahas perbedaan model konseptual, prosedural, dan sistemik, serta urgensi penggunaan model pengembangan dalam inovasi media pembelajaran berbasis riset. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis berbagai sumber ilmiah, seperti buku, jurnal, dan artikel terkait pengembangan media pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pengembangan memiliki peran penting dalam menciptakan media pembelajaran yang sistematis, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Model konseptual berfokus pada kerangka teori, model prosedural menekankan tahapan pengembangan, sedangkan model sistemik memandang pembelajaran sebagai suatu sistem yang saling berkaitan. Selain itu, integrasi nilai-nilai Islam dalam desain media pembelajaran dapat memperkuat aspek spiritual, moral, dan karakter peserta didik sehingga media tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian materi, tetapi juga sebagai media pembentukan akhlak. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pengembangan yang tepat dapat meningkatkan kualitas inovasi media PAI yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pendidikan modern.