This Author published in this journals
All Journal Enfermeria Ciencia
Edy Siswantoro
Program Studi Ilmu Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dian Husada Mojokerto

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFEKTIVITAS SENAM KAKI TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI PKM KUTOREJO KABUPATEN MOJOKERTO Edy Siswantoro; Sutomo Sutomo
Enfermeria Ciencia Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Enfermeria Ciencia, Volume 4, Nomor 1, Februari 2026
Publisher : Yayasan Abdi Amanah Masyarakat Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/ec.v4i1.99

Abstract

Hipertensi sering disebut the silent killer karena sering tanpa keluhan, sehingga penderita tidak tahu kalau dirinya mengidap hipertensi, tetapi kemudian mendapatkan dirinya sudah terdapat penyakit penyulit atau komplikasi dari hipertensi. Hipertensi menjadi ancaman kesehatan masyarakat karena potensinya yang mampu mengakibatkan kondisi komplikasi seperti stroke, penyakit jantung koroner, dan gagal ginjal. Tatalaksana hipertensi dapat dilakukan menggunakan dua metode yaitu metode farmakologi dan metode komplementer. Salah satu terapi komplementer untuk pengendalian tekanan darah dapat dilakukan dengan senam kaki (foot exercise). Penelitian ini menggunakan quasy experimental dengan pendekatan pre-post control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian lansia dengan hipertensi yang berkunjung di PKM Kutorejo Kabupaten Mojokerto sebanyak 42 responden yang dibagi menjadi 2 kelompok penelitian. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah tekanan darah. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pemberian intervensi senam kaki. Uji statistik yang dilakukan menggunakan uji paired t-test dengan signifikasi (p) = 0,05 untuk mengetahui dan menganalisis efektivitas senam kaki terhadap perubahan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di PKM Kutorejo Kabupaten Mojokerto. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa pemberian intervensi senam kaki pada penderita hipertensi dari kelompok perlakuan, lebih efektif untuk membantu terjadinya penurunan tekanan darah dibandingkan dengan kelompok kontrol yang tidak diberikan intervensi senam kaki. Senam kaki untuk mengendalikan tekanan darah merupakan terapi non farmakologi yang dapat diimplementasikan kepada semua lansia dengan hipertensi. Untuk mendapatkan hasil maksimal dibutuhkan adanya kepatuhan penderita hipertensi dalam mematuhi tatalaksana hipertensi dan melakukan senam kaki secara rutin