Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perspektif Kognitivisme dalam Menyikapi Kesenjangan Akses Teknologi Pembelajaran di Daerah 3T Nabila Zakia Ramadhani; M. Mamduh Winangun
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 3 (2026): JUNI
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i3.10468

Abstract

Kesenjangan fasilitas pendidikan, terutama ketiadaan akses internet dan minimnya perangkat digital di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), telah melahirkan krisis pedagogis yang memaksa guru bertahan pada metode mengajar konvensional dan monoton. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam dampak dari keterbatasan infrastruktur teknologi tersebut terhadap proses pemrosesan informasi siswa, serta merumuskan alternatif solusi pedagogis yang adaptif. Melalui metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus berbasis tinjauan literatur (data sekunder), kajian ini membedah fenomena kesenjangan di daerah 3T menggunakan kerangka teori kognitivisme, khususnya berlandaskan pada tahapan representasi kognitif Jerome Bruner dan Teori Pemrosesan Informasi (Information Processing Theory) Robert Gagne. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiadaan variasi stimulus visual-auditori dari teknologi terbukti menggagalkan proses retensi pada memori sensorik siswa dan menghambat terbentuknya struktur kognitif pada tahap ikonik. Sebagai solusi utama, artikel ini merekomendasikan intervensi pedagogis berupa pemanfaatan alat peraga konkret dan manipulasi alam sekitar (representasi enaktif) sebagai substitusi dari stimulus digital, yang dipadukan dengan strategi pengorganisasian memori manual. Pendekatan ini esensial untuk mengoptimalkan skema kognitif dan memastikan informasi tersimpan di dalam memori jangka panjang siswa meskipun berada di tengah keterbatasan teknologi.