Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOSIALISASI KESELAMATAN KERJA DAN PENGGUNAAN ALAT PEMADAM API RINGAN BAGI MAHASISWA PADA KEGIATAN KULIAH LAPANGAN DI RUMAH SAKIT BUDI KEMULIAAN BATAM Victor E.D Palapessy; Hary Jocom; Irma Fitrilia; Gadis Mahesa Maharani; Muhammad Arsyad Hakim
Jurnal Pengabdian IKIFA Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian IKIFA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mahasiswa mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di rumah sakit serta penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sebagai upaya kesiapsiagaan dalam menghadapi keadaan darurat di lingkungan rumah sakit. Kegiatan dilaksanakan di Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam pada Jumat, 8 Mei 2026, pukul 08.00–10.00 WIB dengan melibatkan 13 mahasiswa peserta kuliah lapangan. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan edukatif partisipatif melalui sosialisasi, observasi lapangan, demonstrasi penggunaan APAR, serta diskusi interaktif. Materi yang diberikan meliputi konsep dasar K3 rumah sakit, identifikasi risiko kerja, klasifikasi kebakaran, fungsi APAR, serta prosedur penggunaan APAR menggunakan metode PASS (Pull, Aim, Squeeze, Sweep). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap materi K3 dan penggunaan APAR. Sebelum kegiatan, hanya 3 mahasiswa yang memahami prosedur penggunaan APAR, sedangkan setelah kegiatan seluruh peserta mampu menjelaskan langkah penggunaan APAR dengan benar. Selain itu, pemahaman mahasiswa mengenai jalur evakuasi, fungsi APAR, dan konsep dasar K3 rumah sakit juga mengalami peningkatan signifikan. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran, kesiapsiagaan, dan keterampilan dasar mahasiswa dalam menghadapi potensi risiko kerja di lingkungan rumah sakit. Dengan demikian, sosialisasi K3 dan penggunaan APAR dapat menjadi salah satu bentuk edukasi preventif untuk membangun budaya keselamatan kerja bagi calon tenaga kesehatan.
Edukasi Kesehatan Preventif sebagai Strategi Pencegahan Kenakalan Remaja di Lingkungan Pendidikan Menengah Rini Susanti; Irma Fitrilia; Juanna Soehardy; Alif Rahman Habibi; Rika Irawan; Suryani Suryani
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i1.8573

Abstract

Juvenile delinquency in secondary education environments is a multidimensional problem that includes violent behavior, bullying, and risky sexual behavior, which impacts adolescents' psychosocial development and the school climate. This study aims to analyze the role of preventive health education as a strategy to prevent juvenile delinquency in secondary education settings. The study uses a descriptive qualitative design with a contextual approach, conducted at a secondary school in an urban area. The research subjects include students, teachers, and guidance counselors directly involved in preventive health education activities. Data collection techniques were carried out through observation, semi-structured interviews, and document studies, while data analysis employed thematic analysis with source and technique triangulation. The research results indicate that preventive health education conducted through counseling and interactive discussions can increase adolescents' understanding of the concepts of violence, bullying, and the risks of risky sexual behavior. Students showed increased awareness of healthy behavioral boundaries, openness in discussions, and active participation during activities. Teachers and counselors assessed that preventive health education helps in efforts to prevent adolescent problems in schools. This study concludes that preventive health education plays a strategic role in preventing juvenile delinquency and needs to be sustainably integrated into school programs to support healthy and adaptive adolescent development.