Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

ANALISIS STATUS GIZI DAN KECUKUPAN ASUPAN PROTEIN PADA IBU NIFAS TERHADAP KELANCARAN PRODUKSI ASI Fitriyanti Fitriyanti; Rouzatun Nisa; Ulfa Husna Dhirah; Rossi Aulia Pratiwi; Rizka Amalia Putri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5903

Abstract

ANALISIS STATUS GIZI DAN KECUKUPAN ASUPAN PROTEIN PADA IBU NIFAS TERHADAP KELANCARAN PRODUKSI ASI
ANALISIS PIJAT OKSITOSIN TERHADAP KELANCARAN PRODUKSI ASI PADA IBU POSTPARTUM DI KLINIK UTAMA BERSALIN NASTIA Fitriyanti Fitriyanti; Nuzulul Rahmi; Raudhatun Nuzul ZA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5433

Abstract

Pijat oksitosin adalah intervensi non-farmakologis yang efektif dalam merangsang produksi hormon oksitosin, sehingga mendukung kelancaran produksi Air Susu Ibu (ASI) pada ibu postpartum. Teknik ini melibatkan pemijatan lembut sepanjang tulang belakang untuk merangsang refleks let-down dan pengeluaran ASI. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh pijat oksitosin terhadap kelancaran produksi ASI pada ibu postpartum di Klinik Utama Bersalin Nastia. Metode yang digunakan adalah pre eksperimen dengan desain posttest only design pada 20 ibu postpartum yang menerima pijat oksitosin diambil dengan teknik purposive sampel. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan produksi ASI setelah pijat oksitosin dengan p value = 0,019. Pijat oksitosin juga memberikan efek relaksasi yang mengurangi stres ibu, mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Oleh karena itu, pijat oksitosin direkomendasikan sebagai bagian dari praktik perawatan ibu postpartum.
PENDAMPINGAN PELAYANAN KESEHATAN IBU DAN ANAK DI POSKO KESEHATAN PASCA BENCANA DI DESA MEURAH DUA KABUPATEN PIDIE JAYA Raudhatun Nuzul ZA; Sahbainur Rezeki; Fitriyanti Fitriyanti; Rizky Swastika Renjani
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 8, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana alam dapat menimbulkan gangguan terhadap akses pelayanan kesehatan dasar, terutama bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu nifas, bayi, balita, dan anak-anak. Kondisi pascabencana sering menyebabkan keterbatasan fasilitas kesehatan, terganggunya transportasi, meningkatnya kebutuhan layanan, serta risiko terjadinya masalah kesehatan pada ibu dan anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan pelayanan kesehatan ibu dan anak di Posko Kesehatan Pascabencana di Desa Meurah Dua Kabupaten Pidie Jaya. Metode kegiatan menggunakan pendekatan pendampingan langsung yang dilaksanakan selama tiga hari, yaitu pada tanggal 8–10 Januari 2026, dengan melibatkan tenaga kesehatan seperti dokter umum, dokter spesialis THT, apoteker, dan tim pelaksana kesehatan. Sasaran kegiatan adalah ibu hamil, bayi, balita, anak-anak, serta masyarakat Desa Meurah Dua dan desa-desa terdekat dengan jumlah sasaran sebanyak 170 orang. Kegiatan yang dilakukan meliputi pendataan sasaran, pemeriksaan kesehatan dasar, edukasi kesehatan keluarga, deteksi dini risiko kesehatan ibu dan anak, pelayanan kesehatan di posko, serta koordinasi rujukan apabila ditemukan kasus yang membutuhkan penanganan lanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan pelayanan kesehatan ibu dan anak di posko pascabencana membantu meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dasar, memperkuat edukasi keluarga mengenai kebersihan, gizi, dan pencegahan penyakit, serta mendukung deteksi dini risiko pada kelompok rentan. Kegiatan ini juga menunjukkan pentingnya koordinasi antara pemerintah desa, puskesmas, tenaga kesehatan, kader, relawan, dan masyarakat dalam pelayanan kesehatan pascabencana. Pendampingan pelayanan kesehatan ibu dan anak di posko kesehatan pascabencana perlu dilakukan secara berkelanjutan agar risiko komplikasi, kesakitan, dan keterlambatan penanganan pada ibu dan anak dapat dicegah sedini mungkin.
ANALISIS PIJAT OKSITOSIN TERHADAP KELANCARAN PRODUKSI ASI PADA IBU POSTPARTUM DI KLINIK UTAMA BERSALIN NASTIA Fitriyanti Fitriyanti; Nuzulul Rahmi; Raudhatun Nuzul ZA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5433

Abstract

Pijat oksitosin adalah intervensi non-farmakologis yang efektif dalam merangsang produksi hormon oksitosin, sehingga mendukung kelancaran produksi Air Susu Ibu (ASI) pada ibu postpartum. Teknik ini melibatkan pemijatan lembut sepanjang tulang belakang untuk merangsang refleks let-down dan pengeluaran ASI. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh pijat oksitosin terhadap kelancaran produksi ASI pada ibu postpartum di Klinik Utama Bersalin Nastia. Metode yang digunakan adalah pre eksperimen dengan desain posttest only design pada 20 ibu postpartum yang menerima pijat oksitosin diambil dengan teknik purposive sampel. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan produksi ASI setelah pijat oksitosin dengan p value = 0,019. Pijat oksitosin juga memberikan efek relaksasi yang mengurangi stres ibu, mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Oleh karena itu, pijat oksitosin direkomendasikan sebagai bagian dari praktik perawatan ibu postpartum.
ANALISIS STATUS GIZI DAN KECUKUPAN ASUPAN PROTEIN PADA IBU NIFAS TERHADAP KELANCARAN PRODUKSI ASI Fitriyanti Fitriyanti; Rouzatun Nisa; Ulfa Husna Dhirah; Rossi Aulia Pratiwi; Rizka Amalia Putri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5903

Abstract

ANALISIS STATUS GIZI DAN KECUKUPAN ASUPAN PROTEIN PADA IBU NIFAS TERHADAP KELANCARAN PRODUKSI ASI
PENDAMPINGAN PELAYANAN KESEHATAN IBU DAN ANAK DI POSKO KESEHATAN PASCA BENCANA DI DESA MEURAH DUA KABUPATEN PIDIE JAYA Raudhatun Nuzul ZA; Sahbainur Rezeki; Fitriyanti Fitriyanti; Rizky Swastika Renjani
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 8 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana alam dapat menimbulkan gangguan terhadap akses pelayanan kesehatan dasar, terutama bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu nifas, bayi, balita, dan anak-anak. Kondisi pascabencana sering menyebabkan keterbatasan fasilitas kesehatan, terganggunya transportasi, meningkatnya kebutuhan layanan, serta risiko terjadinya masalah kesehatan pada ibu dan anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan pelayanan kesehatan ibu dan anak di Posko Kesehatan Pascabencana di Desa Meurah Dua Kabupaten Pidie Jaya. Metode kegiatan menggunakan pendekatan pendampingan langsung yang dilaksanakan selama tiga hari, yaitu pada tanggal 8–10 Januari 2026, dengan melibatkan tenaga kesehatan seperti dokter umum, dokter spesialis THT, apoteker, dan tim pelaksana kesehatan. Sasaran kegiatan adalah ibu hamil, bayi, balita, anak-anak, serta masyarakat Desa Meurah Dua dan desa-desa terdekat dengan jumlah sasaran sebanyak 170 orang. Kegiatan yang dilakukan meliputi pendataan sasaran, pemeriksaan kesehatan dasar, edukasi kesehatan keluarga, deteksi dini risiko kesehatan ibu dan anak, pelayanan kesehatan di posko, serta koordinasi rujukan apabila ditemukan kasus yang membutuhkan penanganan lanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan pelayanan kesehatan ibu dan anak di posko pascabencana membantu meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dasar, memperkuat edukasi keluarga mengenai kebersihan, gizi, dan pencegahan penyakit, serta mendukung deteksi dini risiko pada kelompok rentan. Kegiatan ini juga menunjukkan pentingnya koordinasi antara pemerintah desa, puskesmas, tenaga kesehatan, kader, relawan, dan masyarakat dalam pelayanan kesehatan pascabencana. Pendampingan pelayanan kesehatan ibu dan anak di posko kesehatan pascabencana perlu dilakukan secara berkelanjutan agar risiko komplikasi, kesakitan, dan keterlambatan penanganan pada ibu dan anak dapat dicegah sedini mungkin.