Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung) serta literasi finansial siswa. Pendekatan yang digunakan adalah pembelajaran berbasis lingkungan melalui pemanfaatan kebun sekolah dan kandang ternak mini. Permasalahan yang dihadapi adalah rendahnya kemampuan calistung dan literasi finansial siswa serta terbatasnya pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar kontekstual. Program ini melibatkan sebanyak 44 peserta yang terdiri dari siswa dan guru SD Inpres Senayu dengan pendekatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berbasis partisipatif. Program dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu persiapan dan sosialisasi, pelatihan guru, pengembangan kebun sekolah dan kandang ternak mini, implementasi pembelajaran terpadu, serta evaluasi dan monitoring. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, pendampingan, praktik langsung, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kemampuan calistung dan literasi finansial siswa, dengan rata-rata peningkatan sebesar 31,1%. Selain itu, kompetensi guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran terpadu juga mengalami peningkatan yang ditunjukkan melalui hasil pretest dan posttest pelatihan guru. Pemanfaatan kebun sekolah dan kandang ternak mini terbukti efektif sebagai media pembelajaran kontekstual yang mampu meningkatkan partisipasi, motivasi, dan keterlibatan siswa dalam proses belajar. Luaran kegiatan ini adalah model agro-ecoliteracy berbasis lingkungan yang terintegrasi dengan pembelajaran calistung dan literasi finansial. Dapat disimpulkan bahwa integrasi calistung dan literasi finansial melalui pembelajaran berbasis lingkungan merupakan pendekatan yang efektif dan inovatif, tidak hanya meningkatkan hasil belajar siswa, tetapi juga memperkuat kompetensi guru serta menciptakan pembelajaran yang bermakna dan berkelanjutan.