Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peran Deninteldam XII/Tanjungpura Melalui Fungsi Penyelidikan Dalam Rangka Deteksi Dini Guna Pencegahan Pelanggaran Lintas Batas Wilayah Indonesia - Malaysia Allaen Rahardian; Yulianto Hadi; Sungkunen Munthe
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v5i1.8062

Abstract

Wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia merupakan kawasan strategis yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap berbagai ancaman, baik tradisional maupun non-tradisional seperti penyelundupan, perdagangan manusia, dan infiltrasi lintas batas. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan antara kondisi ideal (das sollen) dan kondisi faktual (das sein) dalam pelaksanaan fungsi intelijen di perbatasan, khususnya terkait efektivitas deteksi dini oleh Deninteldam XII/Tanjungpura. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran Deninteldam XII/Tanjungpura melalui fungsi penyelidikan dalam rangka deteksi dini, mengkaji kolaborasi antarinstansi dalam pencegahan pelanggaran lintas batas, serta merumuskan strategi penyelidikan yang efektif dalam mendukung tugas pokok TNI AD. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui teknik wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, serta analisis data model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi penyelidikan Deninteldam telah diterapkan secara sistematis melalui siklus intelijen yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, meskipun masih menghadapi kendala koordinasi dan keterbatasan sumber daya. Kolaborasi Deninteldam dengan Satgas Pamtas, Polda Kalbar, Imigrasi, dan Bea Cukai telah meningkatkan efektivitas deteksi dini di lapangan. Strategi penyelidikan yang diterapkan berorientasi pada intelijen preventif berbasis integrasi sumber daya manusia, teknologi, dan jejaring sosial. Kesimpulannya, peran Deninteldam XII/Tanjungpura melalui fungsi penyelidikan terbukti signifikan dalam memperkuat sistem pertahanan negara dan menjaga kedaulatan wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.
Peran Kecabangan Ajudan Jenderal Dalam Operasi Militer Selain Perang Pengamanan Wilayah Rawan di Papua Tengah R Arie Juwanda N.D.P.A; Yulianto Hadi; Sungkunen Munthe
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v5i1.8133

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya peran kecabangan Ajudan Jenderal (Ajen) dalam mendukung pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya dalam penyelenggaraan pengurusan dan pemakaman jenazah prajurit di medan operasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi peran Ajen dalam OMSP pengamanan wilayah rawan di Papua Tengah serta merumuskan strategi untuk mengoptimalkan pelaksanaan tugas tersebut. Penelitian dilakukan di Mabesad, Direktorat Ajudan Jenderal Angkatan Darat, dan Kodam XVII/Cenderawasih dengan menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Ajen masih bersifat administratif dan reaktif serta belum terintegrasi secara optimal dalam tahap perencanaan operasi. Oleh karena itu, diperlukan penyusunan pedoman operasional yang komprehensif, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan koordinasi antar kecabangan guna mendukung efektivitas pelaksanaan OMSP.
Strategi Implementasi Kebijakan Kesiapan Logistik Pemeliharaan Pesawat Terbang Puspenerbad Untuk Mendukung Operasi Satgas BKO Penerbad di Papua Gunawan; Yulianto Hadi; Sungkunen Munthe
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8654

Abstract

Kondisi geografis wilayah Papua yang kompleks, keterbatasan infrastruktur, serta intensitas operasi yang tinggi menuntut kesiapan pesawat terbang yang optimal dalam mendukung Operasi Satgas Bantuan Kendali Operasi (BKO) Penerbangan Angkatan Darat (Penerbad). Dalam konteks tersebut, implementasi kebijakan kesiapan logistik pemeliharaan pesawat terbang Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat (Puspenerbad) menjadi faktor strategis yang berpengaruh langsung terhadap efektivitas operasional satuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran implementasi kebijakan kesiapan logistik pemeliharaan, mengidentifikasi kendala teknis dan operasional yang dihadapi, serta merumuskan strategi konseptual yang tepat dalam mendukung kelangsungan operasi Satgas BKO Penerbad di Papua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap informan kunci, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara sistematis menggunakan diagram Fishbone untuk mengidentifikasi akar permasalahan, serta analisis SWOT melalui penyusunan matriks Internal Factor Analysis Summary (IFAS) dan External Factor Analysis Summary (EFAS) guna menentukan posisi dan arah strategi organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan kesiapan logistik pemeliharaan berperan signifikan dalam menjaga tingkat kesiapan terbang pesawat dan mendukung efektivitas operasional Satgas BKO Penerbad. Analisis IFAS menghasilkan nilai sebesar 2,61, sedangkan analisis EFAS menunjukkan nilai sebesar 2,79. Posisi ini menempatkan Puspenerbad pada Kuadran I (strategi agresif), yang mengindikasikan bahwa kekuatan internal organisasi relatif mampu dimanfaatkan secara optimal untuk merespons peluang eksternal. Strategi yang direkomendasikan adalah strategi Strength–Opportunity (SO), yang menekankan pada penguatan kompetensi sumber daya manusia pemeliharaan, optimalisasi sistem dan metode pemeliharaan, peningkatan manajemen logistik dan suku cadang, serta penguatan dukungan kebijakan dan koordinasi lintas satuan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebijakan kesiapan logistik pemeliharaan tidak hanya berfungsi sebagai dukungan teknis, tetapi merupakan instrumen strategis dalam menjamin kesinambungan dan efektivitas operasi penerbangan Angkatan Darat di wilayah operasi dengan karakteristik khusus seperti Papua.
Use of Artificial Intelligence Based Applications in Decision Making in Order to Win Modern Warfare Yudi Pranata; Yulianto Hadi; Andi Arman
Formosa Journal of Applied Sciences Vol. 4 No. 7 (2025): July 2025
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjas.v4i7.239

Abstract

Artificial intelligence has great potential to revolutionize decision-making by providing fast and accurate data analysis, thus providing a significant competitive advantage in conflict situations. This research aims to analyze the use of artificial intelligence-based applications in military decision-making to win modern wars through a qualitative approach. The main focus of this research is to understand how artificial intelligence technologies are applied in the context of military strategy, as well as identifying the benefits and challenges that arise from the integration of these technologies. Data was collected through document analysis and case studies from various modern conflicts where artificial intelligence has played a significant role. The results show that artificial intelligence has great potential in speeding up the decision-making process, improving intelligence accuracy, and optimizing military resources.