Pengelolaan konfigurasi jaringan secara manual melalui Command Line Interface (CLI) merupakan pendekatan yang memakan waktu dan rentan terhadap kesalahan manusia (human error), khususnya pada proses konfigurasi Virtual Local Area Network (VLAN) di lingkungan jaringan virtual. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem otomatisasi konfigurasi VLAN pada Open vSwitch (OVS) menggunakan Python scripting dalam lingkungan simulasi GNS3. Metode pengembangan yang digunakan adalah Network Development Life Cycle (NDLC) yang mencakup tahapan Analysis, Design, Simulation Prototype, Implementation, Monitoring, dan Management. Topologi jaringan yang dibangun terdiri dari satu perangkat switch bawaan GNS3, dua perangkat Open vSwitch, enam host virtual menggunakan Virtual PC Simulator (VPCS), dan satu node Cloud sebagai penghubung ke komputer administrator. Python script dieksekusi dari komputer administrator menggunakan Visual Studio Code melalui koneksi SSH berbasis library Netmiko, mengonfigurasi bridge br0 serta mendaftarkan port eth1 ke VLAN 10, eth2 ke VLAN 20, dan eth3 ke VLAN 30 melalui perintah ovs-vsctl. Pengujian dilakukan menggunakan metode Black Box Testing dengan 10 skenario fungsional. Hasil pengujian menunjukkan seluruh skenario berhasil dengan status lulus, meliputi pembuatan bridge, pendaftaran port, verifikasi konfigurasi, komunikasi intra-VLAN, dan isolasi antar-VLAN. Pendekatan Python scripting berbasis SSH terbukti efektif, terstruktur, dan mampu mengotomatiskan konfigurasi jaringan virtual tanpa memerlukan instalasi agen tambahan di sisi perangkat OVS.