Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transformasi Pendidikan Insinyur Sipil: Analisis Kebutuhan Kompetensi Mitigasi Bencana Cerdas (Smart Disaster Mitigation) di Indonesia Ida Bagus Putra Budiana; Anwar Kurniadi; Mitro Prihantoro; Rachmat Setiawibawa
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v5i1.8350

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh diskoneksi antara urgensi resiliensi infrastruktur nasional dengan standar kompetensi teknik sipil yang masih terjebak pada paradigma konvensional-statis. Tujuan utama penelitian ini adalah mengevaluasi tingkat kesenjangan kebijakan pada dokumen kualifikasi profesi di Indonesia terhadap kebutuhan mitigasi bencana cerdas yang berbasis teknologi digital. Melalui metode kualitatif dengan pendekatan Policy Gap Analysis , data dikumpulkan secara sistematis dari instrumen SKKNI Nomor 88 Tahun 2021, deskriptor KKNI Level 6 dan 7, serta Rencana Induk Penanggulangan Bencana (RIPB) 2020-2044. Hasil penelitian mengungkapkan adanya defisit kompetensi kritis yang signifikan, terutama pada aspek literasi risiko sistemik, pemanfaatan teknologi prediktif melalui ekosistem BIM, dan integrasi pemantauan kesehatan struktur berbasis siber-fisik (IoT). Kesimpulannya, standar kualifikasi nasional saat ini belum sepenuhnya mengakomodasi kebutuhan resiliensi digital masa depan. Oleh karena itu, diperlukan rekalibrasi kebijakan untuk mentransformasi profil insinyur sipil menjadi arsitek ketahanan infrastruktur yang mampu memitigasi eskalasi ancaman bencana secara proaktif.
Dimensi Kompetensi dan Indikator Teoritis Kesiapsiagaan Perawat Bencana Halim Rahmat Zhafran; Anwar Kurniadi; Rachmat Setiawibawa
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v5i1.8352

Abstract

Bencana yang semakin sering terjadi menuntut kesiapan sistem layanan kesehatan yang optimal, di mana tenaga keperawatan selalu berperan sebagai garda terdepan. Meskipun peran perawat sangat krusial, ukuran kesiapsiagaan mereka dalam menghadapi kedaruratan seringkali belum terstandarisasi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk merangkum dan mendeskripsikan indikator kesiapsiagaan tenaga keperawatan dalam manajemen bencana. Metode yang digunakan adalah studi literatur atau tinjauan pustaka naratif, dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai artikel keperawatan, pedoman kesehatan, dan literatur relevan sesuai dengan arah pembahasan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesiapsiagaan perawat tidak hanya diukur dari satu sisi, melainkan meliputi lima aspek utama: (1) pemahaman terhadap kerangka penanggulangan bencana, (2) keterampilan teknis dan klinis kedaruratan, (3) kemampuan koordinasi dan manajerial di lapangan, (4) kesiapan mental serta pemahaman etika, dan (5) dukungan dari lingkungan kerja. Kesimpulan dari studi ini menegaskan bahwa keahlian medis penanganan trauma tidak akan berjalan efektif tanpa adanya ketahanan psikologis dan kemampuan kerja sama tim. Disarankan agar materi manajemen bencana diintegrasikan lebih awal ke dalam kurikulum pendidikan keperawatan, serta perlunya rumah sakit untuk rutin mengadakan simulasi tanggap darurat guna menjaga keterampilan perawat.