Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hubungan Antara Asupan Makanan dan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil dengan Kejadian Kurang Energi Kronik (KEK) dalam Upaya Pencegahan Stunting Nurdewi Sulymbona; Marwah Aisyah S; Usnal Aini; Tia Srimulyawati
Jurnal Sains & Kesehatan Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Sains dan Kesehatan
Publisher : Politeknik Baubau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57151/jsika.v5i1.1693

Abstract

Indonesia is one of the countries that ratified the Sustainable Development Goals (SDGs) as a global agreement. One of the second SDGs is improving nutrition. Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women is a nutritional problem that is still quite high in Indonesia and contributes to the increased risk of pregnancy complications, low birth weight babies, maternal and infant mortality, and even the risk of stunting. The prevalence of CED pregnant women in Indonesia was 9.7% in 2020, 8.7% in 2021, 8.56% in 2022, and 9.6% in 2023. The purpose of this study was to determine the relationship between food intake and the level of knowledge of pregnant women with the incidence of CED in stunting prevention efforts. This study used a cross-sectional study approach. The sampling technique used total sampling with a sample size of 61 respondents, using Spearman's rank analysis. The results of the Spearmens rank statistical test showed that there was a relationship between food intake and the incidence of chronic energy deficiency (CED) with a value (p-value = 0.001) and there was a relationship between the level of knowledge and the incidence of chronic energy deficiency (CED) with a value (p-value = 0.031). The conclusion of this study is that there is a relationship between food intake and the level of knowledge of pregnant women with the incidence of chronic energy deficiency (CED) in efforts to prevent stunting in the working area of ​​the Kumbewaha Health Center in 2025. Suggestions for pregnant women are to increase their knowledge about food intake during pregnancy to avoid CED.
Pengaruh Pemberian Terapi Pijat Bayi Terhadap Durasi Menyusui Pada Bayi Di Kelurahan Ulak Karang Selatan Kota Padang Tahun 2025 Usnal Aini
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11912

Abstract

Masa bayi merupakan masa kritis pertumbuhan dan perkembangan yang membutuhkan perhatian khusus, terutama dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi melalui pemberian ASI. Terapi pijat bayi dianggap sebagai metode stimulasi yang efektif untuk mendukung keberhasilan menyusui dengan mendorong relaksasi, meningkatkan nafsu makan, dan memperkuat ikatan emosional antara ibu dan bayi, sehingga berpotensi memperpanjang durasi menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh terapi pijat bayi terhadap durasi menyusui di Klinik Mardianum pada tahun 2025. Desain kuasi-eksperimental dengan pendekatan pretes-postes satu kelompok digunakan. Penelitian ini melibatkan 16 bayi berusia 0–6 bulan yang dipilih secara purposive sampling. Durasi menyusui diukur menggunakan lembar observasi, dan data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Temuan menunjukkan peningkatan rata-rata durasi menyusui dari 1,31 menit sebelum pijat menjadi 2,38 menit setelah pijat. Analisis statistik menunjukkan efek yang signifikan, dengan nilai p 0,002 (p 0,05). Kesimpulannya, terapi pijat bayi secara signifikan meningkatkan durasi menyusui dan dapat berfungsi sebagai intervensi non-farmakologis untuk mendukung praktik menyusui yang optimal
Analisis Struktur Pengisian Informed Consent Pada Pertolongan Persalinan Di Praktik Bidan Mandiri Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Reni Afriyani; Usnal Aini; Sofiah KS; Firda Andriyani
Medical Nurse Journal Vol.2 No.1 (2025 Jun)
Publisher : Universitas Bhakti Asih Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65344/menu.v2i1.114

Abstract

Persetujuan Tindakan Kedokteran atau informed consent merupakan persetujuan yang diberikan oleh pasien setelah mendapat penjelasan secara lengkap, mengenai tindakan kedokteran yang diberikan secara tertulis maupun lisan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis struktur pengisian informed consent pada pertolongan persalinan di  Praktik Bidan Mandiri wilayah kerja Puskesmas Lubuk Buaya. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif dengan desain sequential explanatory. Penelitian dilakukan di  Praktik Bidan Mandiri wilayah kerja Puskesmas Lubuk Buaya pada bulan September 2022-Agustus 2023. Sampel penelitian adalah bidan pelaksana yang melakukan praktik persalinan yang dipilih dengan menggunakan metode total sampling. Data di diperoleh dengan telaah dokumen informed consent dan dianalisis secara univariat. Hasil penelitian kuantitatif diperoleh persentase angka kelengkapan informed consent pada kelengkapan identifikasi 37,5%. Artinya angka kelengkapan struktur pengisian informed consent pada pertolongan persalinan belum mencapai standar pelayanan minimal yaitu sebesar 100%. Kesimpulan penelitian ini adalah analisis kuantitatif kelengkapan struktur pengisian informed consent pada pertolongan persalinan di Praktik Bidan Mandiri wilayah kerja Puskesmas Lubuk Buaya belum mencapai standar pelayanan minimal.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA DENGAN PERILAKU TRIAD KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA (KRR) DI SMKN 4 PADANG Usnal Aini; Reni Afriyani; Asti Hilwa
Medical Nurse Journal Vol.2 No.1 (2025 Jun)
Publisher : Universitas Bhakti Asih Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65344/menu.v2i1.115

Abstract

Remaja adalah usia yang sangat rentan terhadap masalah seksualitas, penyalahgunaan NAPZA, penyakit menular seksual serta HIV/AIDS atau biasa disebut dengan Triad Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR). Di Indonesia angka kejadian remaja mengalami kasus Triad KRR masih tinggi yaitu 44% remaja perempuan, dan 47% remaja laki-laki melakukan hubungan seksual, pengguna NAPZA 9,8% laki-laki, 9,2% perempuan dan jumlah HIV sebesar 48.300 kasus. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap remaja dengan perilaku Triad Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) di SMKN 4 Kota Padang Tahun 2019. Jenis penelitian  adalah  survei analitik dengan menggunakan desain cross sectional, Pengumpulan data dilaksanakan tanggal 22 s/d 25 Maret 2019 di SMKN 4 Padang. populasi penelitian  adalah kelas X SMKN 4 Padang berjumlah 356 orang. Sampel diambil secara proportionate random sampling dengan sampel 100 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, dengan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square dengan CI 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 55% berpengetahuan tinggi tentang perilaku Triad Kesehatan Reproduksi Remaja, 54% bersikap positif terhadap perilaku Triad Kesehatan Reproduksi Remaja, dan 52% melakukan perilaku Triad Kesehatan Reproduksi Remaja. Terdapat hubungan pengetahuan dengan perilaku Triad Kesehatan Reproduksi Remaja nilai p = 0,018, serta terdapat hubungan sikap dengan perilaku Triad Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) nilai p =0,003. Dapat disimpulkan terdapat hubungan pengetahuan dan sikap dengan perilaku Triad Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) di SMKN 4 Padang Tahun 2019. Diharapkan sekolah untuk memberikan  informasi khususnya mengenai kesehatan reproduksi remaja serta memberikan materi yang lebih kreatif agar menarik minat siswa untuk ikut serta dan berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan PIK- R.