Imron Arifin
Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Malang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Pendekatan Computational Thinking dalam Pembelajaran Anak Usia Dini terhadap Perkembangan Kognitif dan Karakter Sumarni Sumarni; Evania Yafie; Imron Arifin; Yusuf Sobri; Alif Mudiono; Eny Nur Aisyah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Computational Thinking (CT) dalam pembelajaran anak usia dini terhadap perkembangan kognitif dan karakter anak. Metodologi yang digunakan adalah literature review dengan menganalisis artikel jurnal nasional dan internasional yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan computational thinking berkontribusi secara signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir logis, pemecahan masalah, dan pengenalan pola pada anak. Selain itu, computational thinking juga berperan dalam membentuk karakter anak, seperti ketekunan, kemandirian, dan kerja sama melalui aktivitas eksploratif dan proses debugging. Pendekatan computational thinking dapat diimplementasikan melalui metode plugged dan unplugged, dimana pendekatan unplugged lebih sesuai dengan karakteristik anak usia dini, sedangkan plugged memperkuat pemahaman konsep digital. Dengan demikian, integrasi keduanya menjadi strategi efektif dalam pembelajaran PAUD.
Pembelajaran Bermain Konstruktivistik melalui Stimulasi, Eksplorasi, dan Refleksi dalam Mengembangkan Kemampuan Kognitif Anak Usia 5–6 Tahun Shabrina Adilah Rafaiyah; Imron Arifin; Yudithia Dian Putra
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 4 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i4.8495

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran bermain konstruktivistik melalui tahapan stimulasi, eksplorasi, dan refleksi dalam mengembangkan kemampuan kognitif anak usia 5–6 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus yang dilaksanakan di RA Bina Umat Namlea, Kabupaten Buru, Maluku selama tiga bulan. Subjek penelitian terdiri atas 27 anak usia 5–6 tahun, 3 guru kelas, 1 kepala sekolah, dan 5 orang tua yang dipilih secara purposive berdasarkan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member check. Analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran bermain konstruktivistik dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu stimulasi, eksplorasi, dan refleksi yang menempatkan anak sebagai subjek aktif dalam proses belajar. Aktivitas bermain manipulatif, simbolik, dan eksploratif terbukti mendukung perkembangan kemampuan klasifikasi, pemecahan masalah, dan penalaran logis anak. Selain itu, interaksi sosial dan scaffolding yang diberikan guru berperan penting dalam memperkuat proses konstruksi pengetahuan anak. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran bermain konstruktivistik merupakan pendekatan yang efektif untuk mengoptimalkan perkembangan kognitif anak usia dini.
Strategi Pedagogi Berbasis Budaya dalam Mengembangkan Kemandirian Anak Usia Dini Soviana Nadia; Imron Arifin; Yudithia Dian Putra
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 4 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i4.8503

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji secara komprehensif dan menguraikan secara mendalam strategi pedagogi berbasis budaya dalam mengembangkan kemandirian anak usia dini. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di TK Al-Miftah Pamekasan. Sumber data penelitian meliputi guru, kepala sekolah, anak, serta dokumen pembelajaran yang relevan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan pendekatan interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pedagogi berbasis budaya diwujudkan melalui empat aspek utama, yaitu pembiasaan rutin, integrasi nilai-nilai budaya lokal dalam kegiatan pembelajaran, peran guru sebagai fasilitator dan teladan, serta penciptaan lingkungan belajar yang mendorong eksplorasi, tanggung jawab, dan pengambilan keputusan sederhana oleh anak. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pedagogi berbasis budaya mampu mendukung perkembangan kemandirian anak secara lebih kontekstual dan bermakna. Secara praktis, hasil penelitian dapat menjadi acuan bagi guru dalam merancang pembelajaran yang mengintegrasikan budaya lokal untuk mengembangkan kemandirian anak usia dini. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya kajian tentang strategi pedagogi berbasis budaya sebagai pendekatan yang relevan dalam penguatan karakter dan kemandirian anak usia dini.