Penelitian ini bertujuan mengkaji secara komprehensif dan menguraikan secara mendalam strategi pedagogi berbasis budaya dalam mengembangkan kemandirian anak usia dini. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di TK Al-Miftah Pamekasan. Sumber data penelitian meliputi guru, kepala sekolah, anak, serta dokumen pembelajaran yang relevan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan pendekatan interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pedagogi berbasis budaya diwujudkan melalui empat aspek utama, yaitu pembiasaan rutin, integrasi nilai-nilai budaya lokal dalam kegiatan pembelajaran, peran guru sebagai fasilitator dan teladan, serta penciptaan lingkungan belajar yang mendorong eksplorasi, tanggung jawab, dan pengambilan keputusan sederhana oleh anak. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pedagogi berbasis budaya mampu mendukung perkembangan kemandirian anak secara lebih kontekstual dan bermakna. Secara praktis, hasil penelitian dapat menjadi acuan bagi guru dalam merancang pembelajaran yang mengintegrasikan budaya lokal untuk mengembangkan kemandirian anak usia dini. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya kajian tentang strategi pedagogi berbasis budaya sebagai pendekatan yang relevan dalam penguatan karakter dan kemandirian anak usia dini.
Copyrights © 2026