Latar belakang penelitian ini berakar dari pentingnya stimulasi motorik halus pada anak usia dini melalui aktivitas manipulatif menggunakan media konkret yang ekonomis dan berbasis lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan secara mendalam proses penerapan media loose parts dalam menstimulasi kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 1 guru kelas dan 20 anak kelompok B (usia 5–6 tahun) di RA Haudlatul Ulum, Desa Cenlecen, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan, yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan selama dua minggu melalui teknik wawancara semi-terstruktur, observasi langsung menggunakan lembar observasi aspek motorik, serta dokumentasi berupa RPP dan hasil karya anak. Analisis data menerapkan model interaktif Miles dan Huberman (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan) dengan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi media loose parts yang dirancang melalui aktivitas rekonstruksi spasial pembuatan miniatur rumah berhasil mentransformasi kemampuan manipulatif anak dari kondisi kaku menjadi jauh lebih luwes dan terkontrol. Penelitian menegaskan bahwa karakteristik media yang bersifat open-ended efektif mengakselerasi ketangkasan fisik-motorik sekaligus mengoptimalkan fungsi multidimensional anak pada aspek kognitif, bahasa, sosial-emosional, dan kemandirian.