This Author published in this journals
All Journal Jurnal Konstruksi
Annisa Nur Ilham Al-Jabbar
Institut Teknologi Garut

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Respon Hidrologi DAS Cimanuk Hulu dengan SWAT dan Sacramento akibat Perubahan Tata Guna Lahan Sulwan Permana; Annisa Nur Ilham Al-Jabbar
Jurnal Konstruksi Vol 24 No 1 (2026): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.24-1.2864

Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) memilki fungsi sebagai penyangga tata air, namun dalam beberapa tahun DAS Cimanuk Hulu mengalami tekanan akibat perubahan tata guna lahan yang tidak terkendali. Penurunan luas hutan dan meningkatnya area terbangun berpotensi memperburuk kondisi hidrologi, ditandai dengan meningkatnya aliran permukaan serta menurunnya infiltrasi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perubahan tutupan lahan 2017 dan 2024 serta dampaknya terhadap respon hidrologi pada DAS Cimanuk Hulu. Penelitian ini menggunakan pemodelan hidrologi dengan soil and water assessment Tool (SWAT) Analisis dilakukan melalui deliniasi DAS, pembentukan Hydrological Response Unit (HRU), pembangunan model hidrologi, serta kalibrasi menggunakan data debit harian periode 2015–2022. Penggunaan model Sacramento untuk memperkuat hasil kalibrasi debit sungai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara tahun 2017–2024 luas hutan berkurang sebesar 1,466ha (3,12%), lahan pertanian menurun 1.137 ha (2,41%), sedangkan area terbangun meningkat 3.110 (6,62%). Perubahan ini berdampak pada peningkatan aliran permukaan (surface runoff), penurunan aliran dasar (baseflow), serta meningkatnya fluktuasi debit sungai. Nilai Koefisien Regim Aliran (KRA) tahun 2024 lebih besar dibandingkan 2017, yang mengindikasikan kestabilan hidrologi DAS menurun. Perubahan tata guna lahan di DAS Cimanuk Hulu secara nyata memengaruhi keseimbangan hidrologi dan meningkatnya risiko banjir pada musim hujan serta kekeringan pada musim kemarau.