Selama beberapa tahun terakhir, masyarakat Indonesia kerap menggunakan tabungannya untuk dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Fenomena yang mengakibatkan terjadinya penurunan pada jumlah rata-rata saldo dalam rekening tabungan dengan saldo kurang dari sama dengan seratus juta rupiah, seringkali disebut dengan fenomena “makan tabungan”. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu pengaruh parental socialization, peer influence, financial attitude, dan financial literacy terhadap saving behavior melalui self-control pada nasabah bank di Jakarta. Untuk dapat memperoleh informasi yang lebih relevan dan spesifik, penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Dari 475 responden, hanya terdapat 429 responden yang memenuhi kriteria sampel yang telah ditentukan. Kriteria sampel pada penelitian ini merupakan nasabah bank di Jakarta yang sudah memiliki penghasilan dan pendidikan terakhir minimal Strata 1 (S1). Penelitian ini menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan aplikasi SmartPLS 4.0 untuk menganalisis data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa parental socialization tidak berpengaruh terhadap saving behavior, peer influence tidak memiliki pengaruh terhadap saving behavior, financial attitude memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap saving behavior, financial literacy memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap saving behavior, financial literacy memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap self-control, self-control memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap saving behavior, dan self-control memediasi pengaruh financial literacy terhadap saving behavior. In recent years, Indonesians have increasingly relied on their savings to meet daily needs. This phenomenon, which has led to a decline in the average balance of savings accounts with balances of less than or equal to one hundred million Rupiah, is commonly referred to “makan tabungan”. Therefore, this study aims to examine the influence of parental socialization, peer influence, financial attitude, and financial literacy on saving behavior through self-control among bank clients in Jakarta. To obtain relevant and specific information, this study employed a purposive sampling method. Out of 475 respondents, only 429 met the criteria, which are bank clients in Jakarta who have an income and a minimum educational attainment of a Bachelor’s degree. This study used the Structural Equation Modeling (SEM) method with the assistance of SmartPLS 4.0 to analyze the data. This study indicate that parental socialization does not influence saving behavior, peer influence does not influence saving behavior, financial attitude has a positive and significant effect on saving behavior, financial literacy has a positive and significant effect on saving behavior, financial literacy has a positive and significant effect on self-control, self-control has a positive and significant effect on saving behavior, and self-control mediates the effect of financial literacy on saving behavior.