Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Penerapan Time-Driven Activity-Based Costing sebagai Pembanding Metode Tradisional dalam Penentuan Harga Kamar dan Profitabilitas pada Hotel XYZ Zahra Amalia; Muhammad Nur Afif; Maria Magdalena Melani
Balance : Jurnal Akuntansi dan Bisnis Vol. 11 No. 1 (2026): Balance : Jurnal Akuntansi dan Bisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/balance.v11i1.1710

Abstract

This study aims to compare the traditional costing method with Time-Driven Activity-Based Costing (TDABC) in determining room costs and evaluating profitability at Hotel XYZ. The research uses a descriptive quantitative approach with a case study method, utilizing operational cost data, service activities, time estimates, and room occupancy rates. The results show that the traditional method causes cost distortions in the form of overcosting and undercosting due to uniform cost allocation. In contrast, TDABC calculates room costs based on activity time consumption and capacity cost rates, resulting in more accurate and representative cost information. TDABC also identifies differences in capacity utilization and profitability among room types more clearly. The study concludes that TDABC provides a more precise and relevant costing system that supports managerial decision-making in pricing strategies and improves sustainable profitability management in the hotel industry.
Peran Kombinasi Bisnis dalam Menciptakan Keunggulan Kompetitif Berkelanjutan di Industri Manufaktur Siti Inayatun Sabilla; Zahra Amalia; Siti Marsinah; Syifa Auladina Radianto; Indira Cahya Patrisa; Nai Wise Hulmun; Siti Solehah
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.20813

Abstract

Strategi kombinasi bisnis semakin banyak diadopsi oleh perusahaan manufaktur untuk menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan di tengah persaingan global yang semakin ketat. Salah satu entitas yang berhasil mengimplementasikan strategi ini adalah PT Kalbe Farma Tbk, perusahaan farmasi terbesar di Asia Tenggara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kombinasi bisnis terhadap penciptaan keunggulan kompetitif berkelanjutan, dengan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan dokumentasi laporan tahunan Kalbe dari tahun 2010, 2015, dan 2018. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Kalbe secara aktif menerapkan kombinasi bisnis melalui akuisisi, joint venture, dan pendirian anak usaha strategis. Praktik ini tidak hanya memperkuat posisi kompetitif dan efisiensi operasional, tetapi juga memperluas pangsa pasar, meningkatkan kapabilitas inovasi, dan mendukung diversifikasi pendapatan. Implementasi PSAK 22 sebagai standar pelaporan kombinasi bisnis juga memperkuat transparansi dan akuntabilitas perusahaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi bisnis memiliki kontribusi besar terhadap keunggulan jangka panjang Kalbe, namun masih terdapat tantangan seperti ketergantungan bahan baku impor dan sinergi operasional yang belum sepenuhnya optimal. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan gambaran strategis atas manfaat dan implementasi kombinasi bisnis di sektor manufaktur, khususnya industri farmasi.
Sistem P-MAN dalam Pengelolaan PBB-P2 pada UPT Pajak Daerah Kelas A Ciawi Kabupaten Bogor Warizal; Susy Hambani; Zahra Amalia
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.21307

Abstract

Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) merupakan komponen penting dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang pengelolaannya terus ditingkatkan melalui digitalisasi layanan. Salah satu inovasi yang diterapkan oleh UPT Pajak Daerah Kelas A Ciawi Kabupaten Bogor adalah Sistem P-MAN (Pelaporan Mandiri), yakni sistem pelaporan dan pencatatan penerimaan pajak secara elektronik berbasis sistem informasi akuntansi. Meskipun sistem ini telah berjalan, masih diperlukan kajian lebih lanjut terkait efektivitas pelaksanaannya, jenis dokumen yang digunakan, serta hambatan yang dihadapi dalam proses pengelolaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan sistem P-MAN dalam pengelolaan PBB-P2, mengidentifikasi dokumen yang digunakan, dan menganalisis kendala yang muncul di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa P-MAN mampu meningkatkan efisiensi pencatatan dan pemantauan pembayaran pajak. Namun, masih ditemukan berbagai kendala, seperti terbatasnya pemahaman wajib pajak terhadap prosedur pelaporan, dominasi administrasi manual, kendala teknis dalam verifikasi lapangan akibat keterbatasan jaringan internet, serta belum terintegrasinya sistem pelaporan dengan distribusi SPPT yang menyebabkan duplikasi kerja. Dengan demikian, meskipun P-MAN memiliki potensi besar dalam mendukung transformasi digital pajak daerah, optimalisasi sistem, peningkatan sosialisasi, serta penguatan infrastruktur dan SDM tetap diperlukan.
ATLAS sebagai Prosedur Alternatif dalam Mengelola Penugasan Audit Laporan Keuangan Historis Siti Inayatun Sabilla; Davina Aslamy Pasha; Lesya Adinda Salsabila; Syifa Auladina Radianto; Shinta Febryana Fambudi Putri; Zahra Amalia; Didi
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 11 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i11.22004

Abstract

Perkembangan teknologi telah memengaruhi bidang auditing, mendorong adanya inovasi seperti ATLAS (Audit Tools and Linked Archive System). Aplikasi berbasis Microsoft Excel ini, yang diterbitkan oleh PPPK Kementerian Keuangan dan dikembangkan melalui kolaborasi dengan IAPI, bertujuan mengatasi kendala dokumentasi, perencanaan berbasis risiko, dan kompleksitas metodologi audit. ATLAS menerapkan siklus audit sesuai International Standards on Auditing (ISA). Penelitian ini menggunakan metode literature review untuk menganalisis dan menggambarkan peran ATLAS sebagai prosedur alternatif dalam mengelola penugasan audit laporan keuangan historis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ATLAS merupakan langkah inovatif yang meningkatkan efisiensi, efektivitas, akurasi, dan transparansi proses audit melalui integrasi digital (audit trail). Sistem ini mempercepat penyusunan kertas kerja dan memastikan kepatuhan terhadap Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) dan ISA. Meskipun demikian, efektivitasnya bergantung pada kemampuan auditor, dan terdapat keterbatasan teknis seperti akses pengguna tunggal dan format yang belum seragam. Secara keseluruhan, ATLAS dinilai sebagai prosedur alternatif yang efisien dan relevan untuk audit laporan keuangan historis, mendukung transformasi digital profesi auditor di Indonesia.