Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Desentralisasi Fiskal dan Kemandirian Keuangan Daerah di Indonesia: Systematic Literatur Review Ana Maulidiyah; Rohmatul Nurul Ummiyah; Nuris Salwa; Uswatul Ula; Mohamad Djasuli
Jambura Accounting Review Vol. 7 No. 1 (2026): Jambura Accounting Review - February - Juli 2026
Publisher : Program Studi S1 Akuntansi Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jar.v7i1.288

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran desentralisasi fiskal sebagai instrumen penting dalam mendukung pelaksanaan otonomi daerah dan peningkatan kemandirian keuangan pemerintah daerah di Indonesia. Dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), penelitian ini menganalisis 23 artikel ilmiah yang relevan dalam kurun waktu 2014–2024 untuk memperoleh pemahaman komprehensif terkait perkembangan kajian di bidang tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa, meskipun desentralisasi fiskal telah memberi daerah lebih banyak wewenang untuk mengelola keuangan, tingkat kemandirian fiskal daerah masih relatif rendah. Ini ditunjukkan oleh fakta bahwa pemerintah daerah sangat bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat seperti Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Dana Bagi Hasil (DBH). Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dianggap sebagai faktor penting dalam meningkatkan kemandirian keuangan, meskipun sebagian besar daerah belum memanfaatkannya dengan baik. Selain itu, bergantung pada kapasitas fiskal, kualitas tata kelola, dan kemampuan daerah untuk memanfaatkan potensi ekonomi lokal, desentralisasi fiskal dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan kemandirian daerah dengan hasil yang berbeda. Oleh karena itu, untuk mencapai kemandirian fiskal yang berkelanjutan, pendekatan yang lebih efisien diperlukan untuk meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan daerah.
PENGUATAN PENERAPAN PRINSIP GOOD GOVERNANCE DALAM PENGELOLAAN PEMERINTAHAN DAERAH MELALUI PERAN INSPEKTORAT KABUPATEN BANGKALAN Lusiatul Munawaroh; Mohamad Djasuli
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 7 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i7.%p

Abstract

Penerapan prinsip good governance dalam pengelolaan pemerintahan daerah menjadi hal yang krusial untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, efektif dan berorientasi pada pelayanan publik. Inspektorat memiliki peran penting dalam mendukung untuk terwujudnya good governance pemerintahan daerah. Namun pada pelaksanaannya, fungsi inspektorat sebagai pengawasan internal masih menghadapi berbagai tantangan sehingga diperlukan sebuah penguatan untuk tata kelola pemerintahan yang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana peran Inspektorat Kabupaten Bangkalan dalam memperkuat penerapan good governance serta untuk merumuskan strategi penguatan yang relevan dengan kebutuhan tata kelola pemerintahan Kabupaten Bangkalan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di kantor inspektorat kabupaten Bangkalan selama kurang lebih 5 bulan. Metode yang digunakan yaitu melalui observasi, wawancara, sosialisasi, diskusi, dan dokumentasi, Melalui kegiatan pengabdian ini dilakukan penguatan pemahaman kepada informan mengenai prinsip akuntabilitas, transparansi, efektivitas, responsivitas, dan supremasi hukum guna mendukung peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan daerah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman mengenai kelima prinsip tersebut dalam pelaksanaan pengawasan internal