Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Bakteri Fotosintetik Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tiga Varietas Selada (Lactuca sativa L.) Dengan Sistem Hidroponik (NFT) Siti Alayda Fajriyanti Fajriyanti; Dewi Ratna Nurhayati; Avisema Sigit Saputro
AGROTECH Research Journal Vol. 7 No.1 (2026)
Publisher : Universitas Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/arj.v7i1.2117

Abstract

Budidaya tanaman selada dalam sistem hidroponik menjadi alternatif pertanian yang efisien dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh aplikasi bakteri fotosintetik pada pertumbuhan serta hasil tiga varietas selada dalam sistem hidroponik Nutrient Film Technique (NFT). Peneltian dilaksanakan di ARD Farm, Boyolali, menggunakan rancangan split plot, dimana penelitian ini terdiri dari dua faktor : bakteri fotosintetik (10ml/L, 20ml/L, dan 30ml/L) sebagai petak utama, serta tiga varietas selada (Grand Rapids, Red Rapid, dan Romaine) sebagai petak anakan, dengan tiga ulangan. Adapun parameter yang diamati mencakup bagan warna daun, biomassa, brangkasan basah, jumlah daun, lebar daun, panjang akar, dan tinggi tanaman. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor varietas memberikan pengaruh sangat nyata terhadap bagan warna daun dan brangkasan basah, serta berpengaruh nyata terhadap biomassa dan jumlah daun. Sebaliknya, perlakuan bakteri fotosintetik dan interaksinya tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap seluruh parameter. Varietas Red Rapid menunjukkan performa terbaik dalam pertumbuhan dan kualitas hasil. Penelitian ini menyimpulkan bahwa varietas memberikan pengaruh nyata terhadap performa selada dalam sistem hidroponik (NFT), sedangkan bakteri fotosintetik pada konsentrasi yang digu8nakan belum menunjukkan efektivitas yang signifikan.
KAJIAN PUPUK MAP DAN KNO3 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT (Solanum lycopersicum L.) Putri Choirunnissa; Avisema Sigit Saputro; Priyono Priyono
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 11, No 1 (2026): Jurnal Agrohita
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v11i1.24241

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis yang tepat dan pengaruh pemberian pupuk MAP (Mono Ammonium Phosphate), pupuk KNO3 (Potassium Nitrate), serta interaksi antara keduanya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 6 November 2025 hingga 14 Februari 2026 di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian UNISRI yang terletak di Jalan Jaya Wijaya No.384, Kadipiro, Banjarsari, Surakarta, pada ketinggian ± 130 mdpl dengan jenis tanah grumusol. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah dosis pupuk MAP (M) dengan empat taraf: 0 g, 7,5 g, 15 g, dan 22,5 g/tanaman. Faktor kedua adalah dosis pupuk KNO3 (K) dengan empat taraf: 0 g, 3 g, 6 g, dan 9 g/tanaman. Terdapat 16 kombinasi perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali, sehingga diperoleh 48 unit percobaan. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, warna daun, jumlah daun, muncul bunga pertama, jumlah buah, diameter buah, dan berat buah. Hasil penelitian dianalisis menggunakan sidik ragam (ANOVA), apabila terjadi beda nyata maka dilanjut dengan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) dengan taraf 5%.  menunjukkan bahwa pemberian pupuk MAP berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, diameter buah, dan berat buah, dengan dosis optimal untuk parameter berat buah adalah 15 g/tanaman. Pupuk KNO3 berpengaruh nyata terhadap muncul bunga, jumlah buah, diameter buah, dan berat buah, dengan dosis optimal untuk berat buah adalah 6 g/tanaman. Berdasarkan hasil analisis, tidak terdapat interaksi yang nyata antara pemberian pupuk MAP dan KNO3 terhadap seluruh parameter pertumbuhan maupun hasil tanaman tomat.
KAJIAN DOSIS PUPUK KANDANG AYAM DAN PUPUK MKP TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TERONG UNGU (Solanum melongena L.) Charles Epapras Gultom; Avisema Sigit Saputro; Priyono Priyono
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 11, No 1 (2026): Jurnal Agrohita
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v11i1.24240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis pupuk kandang ayam dan pupuk MKP (Mono Kalium Fosfat) yang tepat serta mengetahui interaksi keduanya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terong ungu (Solanum melongena L.). Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Slamet Riyadi Surakarta pada November 2025 hingga Februari 2026. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor dan tiga ulangan. Faktor pertama adalah dosis pupuk kandang ayam (0, 250, 500, dan 750 g/tanaman) dan faktor kedua adalah dosis pupuk MKP (0, 2, 4, dan 6 g/tanaman). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, warna daun, waktu muncul bunga pertama, jumlah buah, berat buah, panjang buah, dan diameter buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang ayam berpengaruh pengaruh terhadap semua parameter. berdasarkan uji lanjut BNJ 5%, dosis 750 g/tanaman yang menghasilkan pertumbuhan dan berat buah terbesar. Pupuk MKP secara mandiri juga berpengaruh nyata terhadap waktu muncul bunga, berat, panjang, dan diameter buah, dengan hasil tertinggi pada dosis 2 g/tanaman untuk berat buah. Uji BNJ 5% menunjukkan adanya interaksi yang sangat nyata antara kedua pupuk terhadap jumlah buah, warna daun, waktu muncul bunga, berat, panjang, dan diameter buah. Kombinasi perlakuan terbaik diperoleh pada pupuk kandang ayam 750 g/tanaman dan pupuk MKP 2 g/tanaman (P3M1) yang memberikan hasil tertinggi dibandingkan kontrol.