Muhammad Albahi
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Regulasi Hukum dan Prinsip Syariah terhadap Efektivitas Operasional Lembaga Keuangan Syariah Rofiqo Meili Mahera; Arya Arwanda; Muhammad Albahi; Kiki Hardiansyah Siregar
JURNAL DIMENSI Vol 15, No 1 (2026): Jurnal Dimensi (March 2026)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/dms.v15i1.9063

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis regulasi hukum dan penerapan prinsip syariah terhadap efektivitas operasional lembaga keuangan syariah. Lembaga keuangan syariah memiliki peran strategis dalam sistem keuangan Indonesia karena menawarkan alternatif pembiayaan berbasis nilai-nilai Islam yang bebas riba, gharar, dan maysir. Meskipun demikian, tantangan dalam menyeimbangkan kepatuhan hukum formal dan fleksibilitas penerapan prinsip syariah masih kerap dihadapi oleh berbagai lembaga. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus pada tiga lembaga keuangan syariah di Indonesia. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan manajer, staf operasional, dan nasabah, serta diperkuat dengan observasi langsung dan kajian dokumentasi berupa peraturan internal, laporan keuangan, dan pedoman DSN-MUI. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengungkap hubungan antara kepatuhan regulasi, implementasi prinsip syariah, dan efektivitas operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi hukum yang jelas dan konsisten serta penerapan prinsip syariah yang tepat mampu meningkatkan efektivitas operasional, membangun kepercayaan nasabah, serta memperkuat reputasi lembaga. Sinergi antara regulasi hukum dan prinsip syariah terbukti menjadi fondasi strategis dalam mengoptimalkan kinerja lembaga secara berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kepatuhan regulasi dan integrasi prinsip syariah secara menyeluruh agar operasional lembaga keuangan syariah berjalan optimal dan berdaya saing.
Inovasi dan Penguatan Ekosistem Fintech Syariah di Indonesia: Studi Kasus Crowdfunding dan P2P Lending Syariah di Indonesia Elvira Khairunnisa Ibrahim; Muhammad Albahi; Rozi Andrini
OIKONOMIKA : Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 6 No. 2 (2025): OIKONOMIKA: Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Fattahul Muluk Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53491/oikonomika.v6i2.1871

Abstract

Digital transformation has driven significant growth in Indonesia’s Islamic finance industry. Through innovations in financial technology (fintech), Sharia-based financial services have become more inclusive, efficient, and transparent. This study aims to analyze the forms of Sharia financial product innovations based on fintech, particularly in the models of crowdfunding and Sharia peer-to-peer (P2P) lending, as well as to identify the challenges and strategies for strengthening its ecosystem. The research employs a literature review method with a descriptive-comparative approach, drawing from various academic publications, reports from the Financial Services Authority (OJK), and data from the Indonesian Sharia Fintech Association (AFSI). The findings show that Sharia fintech plays a strategic role in expanding access to halal financing for MSMEs through mechanisms such as mudharabah, musyarakah, and qardh hasan. However, challenges remain in the form of low Islamic financial literacy, limited regulations and human resources, and weak public trust in fund management transparency. Strengthening strategies required include regulatory harmonization and contract standardization, enhancement of Sharia digital literacy, technological innovation through blockchain and smart contracts, and cross-sector collaboration among regulators, academics, and industry players. With the implementation of these strategies, Indonesia’s Sharia fintech ecosystem has the potential to become an inclusive, equitable, and sustainable Islamic financial model aligned with the values of maqāṣid al-sharī‘ah.
Empowering Students Artistic Potential Through a Calligraphy Training Program at Al-Jauhar Islamic Boarding School Duri Bengkalis Regency Rahman Rahman; Achmad Ghozali; Muhammad Albahi; Rosmita Rosmita; Listiawati Listiawati
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1896

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan potensi seni santri melalui pelatihan kaligrafi yang terstruktur di Pondok Pesantren Al-Jauhar, Duri, Kabupaten Bengkalis. Kaligrafi Islam tidak hanya merupakan bentuk ekspresi artistik, tetapi juga media spiritual yang memperkuat kedekatan santri dengan Al-Qur’an sekaligus melestarikan warisan budaya Islam. Program ini diikuti oleh 10 peserta dan dilaksanakan selama 7 hari, dari tanggal 12 hingga 18 Januari 2026. Kegiatan meliputi pengenalan sejarah dan filosofi kaligrafi Islam, teknik dasar penulisan, sesi praktik terbimbing, serta evaluasi hasil karya santri. Metode pelatihan yang digunakan bersifat partisipatif dan berorientasi pada praktik, sehingga mendorong keterlibatan aktif, kreativitas, dan kerja sama antar santri. Hasil program menunjukkan bahwa 6 dari 10 peserta (60%) mengalami peningkatan keterampilan artistik, kreativitas, kedisiplinan, dan apresiasi terhadap estetika Islam. Selain itu, program menghasilkan luaran nyata berupa karya kaligrafi peserta dan pembentukan ekstrakurikuler kaligrafi di pesantren. Dengan demikian, pelatihan ini terbukti menjadi media efektif untuk menumbuhkan bakat seni, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta mendukung pengembangan holistik santri di lingkungan pesantren.