Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kritik Mustafa Al-Siba’I terhadap Ahmad Amin Tentang Keabsahan Hadis Helmi Candra; Ahmad Fauzi; Achmad Ghozali; Muhammad Asriady
Bertuah: Journal of Sharia and Islamic Economics Vol 2, No 2 (2021): Bertuah: Journal of Sharia and Islamic Economics
Publisher : STAIN Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Umat Islam meyakini bahwa kedudukan hadis pada masa Nabi Saw tidak di ragukan serta tidak mendapat permasalahan yang berarti, sebab jika mereka menemukan sesuatu yang meragukan atau yang belum jelas, mereka langsung melakukan konfirmasi kepada Nabi Saw. Namun, pasca wafat Nabi Saw sampai saat ini di era kontemporer, problematika hadis semakin terus mengalami perkembangan, sehingga berdampak kepada munculnya berbagai pemikiran untuk melihat kembali keberadaan hadis sebagai sumber otoritas keagamaan. Ahmad Amin misalnya dalam bukunya Fajr al-Islam, yang melakukan kritik terhadap otentisitas dan orisinilitas hadis yang mempertanyakan kembali orisinilitas hadis setelah wafatnya Nabi Saw. Sementara Mustafa Al-Siba’i melakukan kritik sebagai jawaban terhadap pemikiran Ahmad Amin dengan mengemukakan bukti-bukti historis tentang orisinilitas hadis. Dalam pandangan Mustafa Al-Siba’i, penilaian Ahmad Amin terhadap hadis kurang didasari dengan argumentasi yang kuat yang hanya dibangun lebih bersifat asumtif, generalisasi dan tekstual. Artikel ini mendiskusikan secara komparatifi tentang pemikiran Al-Siba’i dan Ahmad Amin terhadap hadis Nabi yang merupakan sumber otoritas kedua setelah al-Quran.
Upaya Pencegahan Covid19 dalam Perspektif Islam Saipul Al Sukri; Ahmad Fauzi; Afrinaldy Rustam; Achmad Ghozali; Rusdi Rusdi; Zulfahmi Zulfahmi
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i5.3058

Abstract

ABSTRAK  Pola hidup bersih dan menjaga protokol kesehatan 3M harus tetap berjalan meskipun pelaksanaan vaksinasi sudah dilakukan. Langkah ini bertujuan agar kasus baru dan penyebaran Covid19 bisa di hentikan. Dalam upaya itu, dosen dilingkungan UIN Sultan Syarif Kasim Riau melaksanakan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dimaksudkan memberikan perspektif lain dalam usaha pencegahan dari penularan virus. Salah satunya adalah dengan menjaga kebersihan diri. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di desa Tlk.Latak Kab. Bengkalis. kegiatan ini dilaksanakan di aula kantor desa dan diikuti oleh perangkat desa, tokoh masyarakat dan warga. Di akhir sesi, tim pengabdi memberikan cindera mata serta alat prokes berupa masker dan hand sanitizer pada perangkat desa. Kata Kunci: Kebersihan dalam Islam, penyuluhan kesehatan, Covid-19  ABSTRACT A clean lifestyle and maintaining 3M health protocols must continue even though the vaccination has been carried out. This step is intended to stop new cases and the spread of Covid-19. In that effort, lecturers within the UIN Sultan Syarif Kasim Riau carried out community service activities that were intended to provide another perspective in efforts to prevent virus transmission. One of them is to maintain personal hygiene. Service activities are carried out in the village of Tlk. Latak Kab. Bengkalis. This activity was carried out in the village office hall and was attended by village officials, community leaders, and residents. At the end of the session, the service team provided souvenirs and health care tools in the form of masks and hand sanitizers to village officials. Keywords: Cleanliness in Islam, health education, Covid-19
Empowering Students Artistic Potential Through a Calligraphy Training Program at Al-Jauhar Islamic Boarding School Duri Bengkalis Regency Rahman Rahman; Achmad Ghozali; Muhammad Albahi; Rosmita Rosmita; Listiawati Listiawati
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1896

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan potensi seni santri melalui pelatihan kaligrafi yang terstruktur di Pondok Pesantren Al-Jauhar, Duri, Kabupaten Bengkalis. Kaligrafi Islam tidak hanya merupakan bentuk ekspresi artistik, tetapi juga media spiritual yang memperkuat kedekatan santri dengan Al-Qur’an sekaligus melestarikan warisan budaya Islam. Program ini diikuti oleh 10 peserta dan dilaksanakan selama 7 hari, dari tanggal 12 hingga 18 Januari 2026. Kegiatan meliputi pengenalan sejarah dan filosofi kaligrafi Islam, teknik dasar penulisan, sesi praktik terbimbing, serta evaluasi hasil karya santri. Metode pelatihan yang digunakan bersifat partisipatif dan berorientasi pada praktik, sehingga mendorong keterlibatan aktif, kreativitas, dan kerja sama antar santri. Hasil program menunjukkan bahwa 6 dari 10 peserta (60%) mengalami peningkatan keterampilan artistik, kreativitas, kedisiplinan, dan apresiasi terhadap estetika Islam. Selain itu, program menghasilkan luaran nyata berupa karya kaligrafi peserta dan pembentukan ekstrakurikuler kaligrafi di pesantren. Dengan demikian, pelatihan ini terbukti menjadi media efektif untuk menumbuhkan bakat seni, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta mendukung pengembangan holistik santri di lingkungan pesantren.