Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Sistem Informasi Manajemen Puskesmas dalam Peningkatan Kualitas Layanan Kesehatan: Literature Review: Evaluation of the Management Information System of Community Health Centers in Improving the Quality of Health Services: Literature Review Nurul Fajriah Istiqamah; Dian Anggraeni Rachman
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.8636

Abstract

Digitalisasi layanan kesehatan mendorong penerapan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) untuk meningkatkan mutu layanan serta efisiensi tata kelola data kesehatan. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan di tingkat puskesmas yang belum dikaji secara sistematis. Mengulas literatur terkait pengaruh implementasi SIMPUS terhadap kualitas layanan dan kepuasan pasien di Puskesmas. Penelitian ini merupakan Studi Literatur dengan desain deskriptif kualitatif dengan penelusuran artikel ilmiah periode 2020–2025 melalui Google Scholar, ScienceDirect, dan jurnal nasional. Seleksi menggunakan kriteria inklusi: membahas SIMPUS dan dampaknya terhadap mutu atau kepuasan pelayanan. Analisis menggunakan pendekatan analisis isi. SIMPUS berperan penting dalam meningkatkan mutu layanan dan kepuasan pasien, namun optimalisasi masih perlu melalui penguatan SDM dan infrastruktur.
Perspektif Masyarakat Kota Makassar Tentang Kebijakan Terbaru BPJS Kesehatan 2025: Studi Penyakit Dan Pelayanan Yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan: Makassar city community perspectives on the latest bpjs health policy 2025: a study of diseases and services not covered by BPJS A. Ulfiana Fitri; Nurul Fajriah Istiqamah; Meliana Handayani
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Oktober 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i10.8814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perspektif masyarakat Kota Makassar terhadap kebijakan terbaru BPJS Kesehatan tahun 2025, khususnya mengenai penyakit dan layanan yang tidak ditanggung. Perubahan kebijakan ini, yang mencakup penghapusan beberapa jenis layanan kesehatan dan penerapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS), telah menimbulkan reaksi beragam di kalangan masyarakat. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam, penelitian ini melibatkan masyarakat pengguna BPJS Kesehatan serta tenaga medis di fasilitas kesehatan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat belum sepenuhnya memahami perubahan kebijakan tersebut, dengan banyaknya ketidakpahaman terkait jenis layanan yang tidak ditanggung oleh BPJS. Selain itu, dampak ekonomi dari kebijakan ini dirasakan lebih besar oleh peserta mandiri dan pekerja harian, sementara peserta yang iurannya ditanggung perusahaan cenderung tidak terpengaruh. Sosialisasi yang kurang efektif menjadi tantangan utama dalam implementasi kebijakan ini. Masyarakat berharap agar BPJS dapat memperluas cakupan layanan serta memberikan sosialisasi yang lebih intensif agar tidak terjadi kesalahpahaman.