Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis tingkat pemahaman mahasiswa teknologi rekayasa informatika industri terhadap penggunaan bahasa pemrograman python dalam pembelajaran Pemrograman Ali Musthofa Baharudin; Aqsha Maulana Ilham; Arum Sita Resmi; Bella Firdha Azkia; Naufal Reswara; Ihsan Tanama Sitio
IT Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 5 No 2 (2026): IT-Explore Juni 2026
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/itexplore.v5i2.2026.pp151-166

Abstract

Python programming has become a fundamental competence in the digital era, yet students often struggle to transform algorithmic logic into functional code. This gap between conceptual understanding and practical implementation skills requires a thorough investigation into learning challenges within the Industrial Informatics Engineering Technology (TRIN) program at Politeknik Manufaktur Bandung. Grounded in Bloom's Revised Taxonomy and Cognitive Load Theory, this descriptive quantitative study utilized a Likert-scale questionnaire and an objective comprehension test administered to 87 third-year students. Data were analyzed using descriptive statistics to map performance across three aspects: conceptual understanding, syntactic comprehension, and implementation ability. Results indicate the conceptual aspect achieved the highest average of 4.15, followed by syntax at 3.56 and implementation at 3.54, with objective test accuracy rates of 76.09%, 65.52%, and 67.36%, respectively. Major obstacles identified include difficulties with looping, debugging, and comparison operators. Therefore, enhanced structured practice and Project-Based Learning approaches are recommended to strengthen students' implementation competencies.
PENERAPAN DOCUMENT CONTROL SYSTEM (DCS) UNTUK DIGITALISASI DOKUMEN MUTU DI UPTD PUSKESMAS GARUDA Siti Aminah Siti Aminah; Mohammad Harry Khomas Saputra; Suharyadi Pancono; Aqsha Maulana Ilham Aqsha Maulana Ilham; Arum Sita Resmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Komputer Vol. 3 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmik.v3i2.3642

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan dokumen mutu melalui penerapan Document Control System (DCS) berbasis digital di UPTD Puskesmas Garuda. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi pengelolaan dokumen yang masih dilakukan secara manual, lamanya proses pencarian dokumen, risiko kehilangan arsip, serta lemahnya pengendalian revisi dan distribusi dokumen antar unit kerja. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis pendampingan yang dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu analisis kebutuhan, perancangan sistem, pengembangan aplikasi, implementasi sistem, pelatihan dan pendampingan pengguna, serta evaluasi kegiatan. Sistem dikembangkan berbasis web menggunakan framework Laravel 11 dengan penerapan Role-Based Access Control (RBAC) dan fitur audit trail untuk meningkatkan keamanan serta keterlacakan dokumen. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa implementasi DCS mampu mentransformasi pengelolaan dokumen mutu dari sistem manual menjadi digital, terstruktur, dan terpusat. Waktu pencarian dokumen yang sebelumnya membutuhkan sekitar 15–30 menit berhasil dipangkas menjadi kurang dari 2 menit melalui fitur pencarian digital. Selain itu, penerapan RBAC dan audit trail terbukti mampu meningkatkan keamanan data, mencegah modifikasi dokumen ilegal, serta memperjelas riwayat revisi dokumen. Pelaksanaan pelatihan menggunakan metode Key User Training juga berhasil meningkatkan kemampuan staf dalam mengoperasikan sistem secara mandiri. Simpulan pengabdian ini menunjukkan bahwa penerapan Document Control System (DCS) efektif dalam meningkatkan efisiensi, keamanan, dan akuntabilitas pengelolaan dokumen mutu di UPTD Puskesmas Garuda serta mendukung transformasi budaya kerja menuju sistem administrasi berbasis digital (paperless office) untuk menunjang kesiapan akreditasi fasilitas kesehatan.