Siti Nur Azizah
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN ORGANISASI DAN KOMPONEN KURIKULUM DALAM MEWUJUDKAN PEMBELAJARAN BERPUSAT PADA SISWA Siti Nur Azizah; Mutia Rohman; Fani Alifya Putri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.48990

Abstract

In order to understand student centered learning, this study looks at the significance of curriculum organization and its parts. The issue found is that learning in Indonesia is still teacher centered, which leads to poor student engagement. The goal of this study is to examine how the curriculum structure and its components, such as goals, content, methods, and assessment, promote student centered learning. Using a literature review technique, this study takes a qualitative approach by examining journals, books, and prior research. The results show that curriculum organizations such as separated curriculum, correlated curriculum, broadfields curriculum, and integrated curriculum support active learning. Curriculum components also play important roles in increasing student activeness. Clear objectives develop critical thinking skills, relevant content improves learning motivation, and student centered methods such as project based learning encourage active knowledge construction. Process oriented evaluation also provides comprehensive feedback on student learning development. However, student centered learning still faces obstacles such as dense curricula, limited teacher understanding, inadequate facilities, and changing educational policies. Therefore, well designed curriculum organization and integrated curriculum components are essential in creating effective, innovative, and student centered learning.
Pancasila di Era Globalisasi, Tantangan, dan Relevansi sebagai Dasar Negara Luthfia Amalia Mulyadi; Renita Rudiana; Siti Nur Azizah; Zaenul Slam
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14352

Abstract

Pancasila berfungsi dan tetap kuat sebagai dasar negara dalam menghadapi tantangan globalisasi, yang berdampak pada berbagai aspek kehidupan bangsa kita. Indonesia melihat dua sisi globalisasi: liberalisasi ekonomi, kemajuan teknologi, dan arus informasi yang melintasi batas negara. Kedua aspek ini membawa peluang dan risiko bagi Indonesia. Di satu sisi, globalisasi memungkinkan inovasi, kemajuan digital, dan integrasi ekonomi global; namun, di sisi lain, ia juga menyebabkan ketidakadilan digital, kesenjangan sosial-ekonomi, individualisme yang lebih besar, dan penurunan semangat gotong-royong, yang menunjukkan bahwa sila Kelima belum dilaksanakan dengan baik. Selain itu, memasuki budaya negara lain dan menyebarkan ideologi yang tidak toleran melalui media digital membahayakan persatuan. Untuk menyelidiki literatur ilmiah yang berkaitan dengan Pancasila, globalisasi, dan keadilan sosial, artikel ini menggunakan pendekatan kajian pustaka deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pancasila masih relevan sebagai filter ideologis dan kompas moral dalam menangani efek buruk globalisasi. Pancasila meminta negara menjalankan perannya sebagai negara kesejahteraan, memperkuat pemerataan pembangunan, menjaga identitas bangsa, dan memastikan bahwa kemajuan teknologi digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat. Pancasila berfungsi sebagai pedoman strategis bagi Indonesia untuk mempertahankan kebebasan dan keadilan di era global.