Mutia Rohman
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN ORGANISASI DAN KOMPONEN KURIKULUM DALAM MEWUJUDKAN PEMBELAJARAN BERPUSAT PADA SISWA Siti Nur Azizah; Mutia Rohman; Fani Alifya Putri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.48990

Abstract

In order to understand student centered learning, this study looks at the significance of curriculum organization and its parts. The issue found is that learning in Indonesia is still teacher centered, which leads to poor student engagement. The goal of this study is to examine how the curriculum structure and its components, such as goals, content, methods, and assessment, promote student centered learning. Using a literature review technique, this study takes a qualitative approach by examining journals, books, and prior research. The results show that curriculum organizations such as separated curriculum, correlated curriculum, broadfields curriculum, and integrated curriculum support active learning. Curriculum components also play important roles in increasing student activeness. Clear objectives develop critical thinking skills, relevant content improves learning motivation, and student centered methods such as project based learning encourage active knowledge construction. Process oriented evaluation also provides comprehensive feedback on student learning development. However, student centered learning still faces obstacles such as dense curricula, limited teacher understanding, inadequate facilities, and changing educational policies. Therefore, well designed curriculum organization and integrated curriculum components are essential in creating effective, innovative, and student centered learning.
Pancasila dalam Perspektif Sejarah Perjuangan Bangsa Indonesia Kirana Cinta Mentari; Mutia Rohman; Sopi Sulistiawati; Zaenul Slam
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14074

Abstract

Pancasila, sebagai landasan dan ideologi negara Indonesia, berfungsi dasar filosofis yang mempersatukan keragaman bangsa. Secara historis, Pancasila lahir dari janji kemerdekaan Jepang pada tahun 1944, pembentukan BPUPKI pada tahun 1945, dan pidato Soekarno pada 1 Juni 1945 memperkenalkan lima prinsip Pancasila. Pada 18 Agustus 1945, Pancasila secara resmi disahkan sebagai landasan negara. Penelitian ini bertujuan menggambarkan kronologi dan evolusi makna Pancasila dalam sejarah bangsa. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan sumber utama berupa artikel ilmiah dan jurnal akademik berkaitan dengan pembentukan, nilai-nilai, dan posisi Pancasila. Pengumpulan data dilakukan melalui pencarian literatur dan dianalisis secara deskriptif dan interpretatif. Penelitian menunjukkan Pancasila berakar pada nilai-nilai pra-kemerdekaan dan merupakan konsensus mulia bangsa. Pancasila merupakan dasar filosofis, pedoman hidup, dan pemersatu bangsa Indonesia untuk melaksanakan kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.
Peran Indonesia dalam menjaga stabilitas kawasan:perspektif Geopolotik dan kewarganegaraan global Mutia Rohman; Cahya Nariyah Azizah; Amalia Sundari; Zaenul Slam
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 01 (2026): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v11i01.12653

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kontribusi Indonesia dalam mempertahankan stabilitas regional dengan menggunakan sudut pandang geopolitik dan kewarganegaraan global, di tengah berbagai tantangan yang muncul akibat globalisasi dan perubahan dinamika keamanan di kawasan. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki posisi yang sangat strategis, sehingga menjadi pemain penting dalam menjaga perdamaian, stabilitas, dan kolaborasi di wilayah Asia Tenggara. Metodologi yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, yaitu mengumpulkan dan menganalisis informasi dari berbagai sumber ilmiah seperti jurnal, buku, artikel, serta penelitian terdahulu yang berkaitan dengan isu yang diteliti. Temuan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa Indonesia aktif berperan dalam menstabilkan kawasan melalui diplomasi internasional, kerjasama ASEAN, peningkatan keamanan maritim, dan penerapan kebijakan luar negeri yang bebas dan aktif. Selain itu, Indonesia juga berusaha menghadapi berbagai tantangan regional seperti sengketa wilayah, ancaman siber, terorisme, dan persaingan geopolitik antara negara besar. Dalam mendukung stabilitas dan perdamaian, peran masyarakat juga sangat krusial melalui sikap saling menghormati, kepatuhan terhadap peraturan, serta keterlibatan dalam upaya menjaga kesatuan bangsa. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa Indonesia memiliki peranan yang strategis dalam membangun keamanan dan perdamaian di kawasan melalui pengaruh geopolitik, diplomasi internasional, serta kerjasama regional. Dengan adanya dukungan dari pemerintah dan partisipasi yang aktif dari masyarakat, Indonesia diharapkan mampu terus mempertahankan stabilitas kawasan dan memperkuat posisinya sebagai aktor utama dalam skala global.