This Author published in this journals
All Journal KUMARA CENDEKIA
Zalzha, Esa Khoirani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN KETERAMPILAN SOSIAL ANAK MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL ANAK USIA DINI Zalzha, Esa Khoirani; Shofa, Mila Faila
Kumara Cendekia Vol 13, No 1 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i1.88182

Abstract

Keterampilan sosial adalah kemampuan yang di miliki oleh seseorang anak untuk memahami pikira dan perilakunya serta kemampuan untuk memahami dan mengelola perasaanya sehinga dapat membantu seorang anak untuk dapat berinteraksi dengan teman sebayanya, mengatasi konflik dengan temanya serta membentuk hubungan yang baik dengan temanya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sosial anak usia dini menggunakan permainan congklak, ular naga, terompah panjang, dan gobak sodor. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan model kelompok dengan kegitan pengaman. Peneliti berkolaborasi dengan guru kelas kelompok A2 TK di Karangpandan dengan subjek penerima tindakan adalah anak usia dini kelompok A2 yang berjumlah 10 anak; 4 laki-laki dan 6 perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara serta dokumentasi, Indikator kinerja dikatakan berhasil apabila persentase nilai dengan kriteria baik telah mencapai 80%. Prosedur tindakan terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, observasi, serta refleksi. Analisis hasil observasi dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran menggunakan permainan tradisional dapat meningkatkan keterampilan sosial anak yang meliputi keterampilan untuk berkomunikasi dengan orang lain, keterampilan untuk bekerja sama dengan tim, serta keterampilan untuk mengatasi konflik dengan teman sebayanya. Terdapat peningkatan keterampilan sosial yang terjadi pada setiap siklus. Pada kondisi awal, keterampilan sosial dalam kategori Berkembang Sesuai Harapan hanya mencapai 30%. Pada siklus 1 mengalami peningkatan menjadi 60 %, kemudian pada siklus 2 meningkat hingga 80%. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan permainan tradisional dapat meningkatkan keterampilan sosial anak usia dini.