Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar peserta didik yang tergolong rendah dan penggunaan metode serta media yang kurang tepat dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran wordwall terhadap hasil belajar IPAS pada materi sistem indera penglihatan manusia kelas V di SD Negeri 9 Jambu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Eksperimental dirancang menggunakan One-Group Pretest-Posttest Design. Data diperoleh rata-rata 53,7 dan 77,9 pada pretest dan posttest melalui uji validitas dan reliabilitas (0,876) dengan melibatkan 19 peserta didik kelas V. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk bahwa nilai (W=0,922;P=0,122) pada pretest, sedangkan nilai (W=0,931;P=0,180) posttest. Uji-t menggunakan paired samples t-test bahwa statistik -16,6 dengan (df) 18 dan nilai signifikansi p < 0,001. Rata-rata pretest dan posttest -24,2. Interval kepercayaan 95% dengan rentang -27,2 hingga -21,1. Cohen’s (effect size) sebesar -3,80 yang menunjukkan hasil penelitian terdapat adanya perubahan signifikan pada hasil belajar peserta didik setelah diberikan perlakuan (treatment) menggunakan penerapan media wordwall. Temuan ini mengindikasikan bahwa media wordwall dapat meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap pembelajaran IPAS materi sistem indera penglihatan manusia. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media wordwall merupakan media pembelajaran interaktif dan efektif digunakan dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS materi sistem indera penglihatan manusia di kelas V SD Negeri 9 Jambu.This research is motivated by the low learning outcomes of students and the use of inappropriate methods and media in the learning process. This study aims to determine the effecct of wordwall learning media on scrience learning outcomes in the material of the human visual sensory system of grade V at SD Negeri 9 Jambu. This study uses a quantitative approach with a Pre-Experimental design designed using One-Group Pretest-Posttest Design. The data obtained averaged 53,7 and 77,9 in the pretest and posttest through validity and reliability tests (0,876) involving 19 grade V students. Data analysis was carried out using the Shapiro-Wilk normality test that the value (W=0,922; P=0,122) in the pretest, while the value (W=0,931; P=0,180) posttest. The t-test using paired samples t-test obtained a t_count statistic of -16,6 with (df) 18 and a significance value of p <0,001. The average pretest and posttest were -24,2. The 95% confidence interval ranged from -27,2 to -21,1. Cohen (effect size) was -3,80, indicating that there was a significant change in student learning outcomes after being given treatment using the application of wordwall media. This finding indicates that wordwall media can improve student’s understanding of science learning on the material of the human visual sensory system. Thus, it can be concluded that wordwall media is an interactive and effevtive learning media used to improve student learning outcomes in science subjects on the material of the human visual sensory system in class V of SD Negeri 9 Jambu.