Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Meningkatkan Kualitas Guru untuk Menjawab Tantangan Abad 21 Faliki, Afiq Naufal; Nurkhasanah, Alfiana Tri; Soraya, Endah; Chamdani, Muhamad
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107199

Abstract

Teacher quality is a key factor in the success of education, especially in facing the challenges of 21st-century learning, which demands digital literacy, critical thinking, creativity, collaboration, and effective communication. This study aims to systematically review the literature related to improving teacher quality within this context. The method used is a Systematic Literature Review (SLR) of ten selected articles published between 2018 and 2023, sourced from Google Scholar based on scientific credibility and relevance. The review findings indicate that improving teacher quality involves mastery of educational technology, pedagogical competence, reflective thinking skills, and strong professional character. In addition, continuous training, learning communities, and adaptive educational policies also play a significant role in preparing teachers for changing times. Therefore, a comprehensive, sustainable, and needs-based strategy is essential to enhance teacher quality and support educators in adapting and innovating in the teaching and learning process.Kualitas guru merupakan kunci keberhasilan pendidikan, terutama dalam menghadapi tantangan abad ke-21 yang menuntut literasi digital, berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi efektif. Penelitian ini bertujuan menelaah literatur secara sistematis terkait peningkatan kualitas guru dalam konteks tersebut. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap sepuluh artikel terpilih yang diterbitkan pada 2018–2023 melalui penelusuran Google Scholar berdasarkan kriteria keilmiahan dan relevansi. Hasil kajian menunjukkan bahwa peningkatan kualitas guru mencakup penguasaan teknologi pendidikan, kompetensi pedagogik, kemampuan reflektif, dan karakter profesional. Selain itu, pelatihan berkelanjutan, komunitas belajar, serta kebijakan pendidikan yang adaptif turut mendukung kesiapan guru menghadapi perubahan zaman. Oleh karena itu, diperlukan strategi peningkatan mutu guru yang menyeluruh, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan guna menciptakan tenaga pendidik yang mampu beradaptasi dan berinovasi dalam proses pembelajaran.
Penerapan Model Make A Match Berbantuan Media Kartu Bergambar untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial dan Hasil Belajar IPAS Kelas IV Sekolah Dasar Nurkhasanah, Alfiana Tri; Chamdani, Muhamad
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 14, No 1 (2026): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v14i1.116660

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan langkah-langkah model Make A Match berbantuan media kartu bergambar, (2) meningkatkan keterampilan sosial, (3) meningkatkan hasil belajar, (4) mendeskripsikan kendala dan solusi dalam pembelajaran. Penelitian ini merupakan PTK kolaboratif. Subjek penelitian ialah guru dan siswa kelas IV SDN 5 Bumirejo. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan nontes. Proses analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) langkah penerapan model Make A Match berbantuan media kartu bergambar, yakni: menentukan materi, membagikan kartu bergambar, mengambil dan mencari jawaban, menemukan pasangan kartu bergambar, membacakan isi kartu bergambar, mengklarifikasi dan menyimpulkan, evaluasi. (2) meningkatnya keterampilan sosial yakni siklus I = 77,42%, siklus II = 85,69%, dan siklus III = 91,95%. (3) meningkatnya hasil belajar IPAS dengan ketuntasan siklus I = 59,46%. Siklus II = 85,13%, dan siklus III = 97,30%. (4) terdapat kendala dan solusi dalam penerapan model Make A Match berbantuan media kartu bergambar. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model Make A Match berbantuan media kartu bergambar dapat meningkatkan keterampilan sosial dan hasil belajar IPAS.