Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis penerapan model Project-Based Learning (PJBL) dalam mengembangkan kreativitas siswa pada pembelajaran IPAS kelas V SD Negeri 2 Truwolu ditinjau dari tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis multiple-case study. Subjek penelitian terdiri atas guru kelas V dan sembilan peserta didik yang dipilih melalui purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Validitas data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahap perencanaan menguatkan aspek press melalui penciptaan lingkungan belajar yang kondusif dan perancangan proyek terstruktur. Tahap pelaksanaan menunjukkan perubahan fokus pada aspek process dan person melalui peran guru sebagai fasilitator yang responsif dalam memberikan umpan balik dan fleksibilitas waktu. Tahap evaluasi menunjukkan aspek product dengan temuan bahwa proyek terbuka menghasilkan perkembangan kreativitas lebih optimal pada indikator fluency, flexibility, originality, dan elaboration dibanding proyek terstruktur. Kelemahan utama meliputi minimnya keterlibatan siswa dalam perencanaan proyek, ketergantungan pada guru, dan evaluasi yang belum terdokumentasi secara sistematis. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa keseimbangan antara struktur dan kebebasan dalam desain proyek merupakan faktor penting dalam pengembangangan kreativitas siswa melalui model PJBL.