Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pelatihan kewirausahaan dan praktik berwirausaha terhadap minat berwirausaha siswa jurusan Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB) di SMKN 1 Boyolali. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif kausal-komparatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner dari 104 siswa yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Analisis regresi linear berganda menunjukkan: (1) pelatihan kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha (t = 2,79, p < 0,05); (2) praktik berwirausaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha (t = 6,80, p < 0,05); dan (3) pelatihan kewirausahaan dan praktik berwirausaha secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha (F = 112,65, p < 0,05). Koefisien determinasi (adjusted R² = 0,69) menunjukkan bahwa kedua variabel secara kolektif menjelaskan 69% varians minat berwirausaha. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi pelatihan kewirausahaan terstruktur dengan praktik langsung merupakan strategi efektif untuk menumbuhkan minat berwirausaha di lingkungan pendidikan kejuruan. Kata kunci: aktivitas berwirausaha; intensi berwirausaha; lokakarya kewirausahaan; pendidikan kejuruanAbstract: This study examined the effects of entrepreneurship training and entrepreneurial practice on entrepreneurial interest among Office Management and Business Services (MPLB) students at SMKN 1 Boyolali. A quantitative causal-comparative design was employed, with data collected through questionnaires from 104 students selected using proportionate stratified random sampling. Multiple linear regression analysis revealed that: (1) entrepreneurship training had a positive and significant effect on entrepreneurial interest (t = 2.79, p < .05), (2) entrepreneurial practice had a positive and significant effect on entrepreneurial interest (t = 6.80, p < .05), and (3) both variables jointly had a positive and significant effect on entrepreneurial interest (F = 112.65, p < .05). The coefficient of determination (adjusted R² = .69) indicated that both variables collectively explained 69% of the variance in entrepreneurial interest. These findings suggest that integrating structured entrepreneurship training with hands-on practice constitutes an effective strategy for fostering entrepreneurial interest in vocational education settings. Keywords: entrepreneurial activity; entrepreneurial intention; quantitative; entrepreneurship workshop; vocational education