Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENDIDIKAN LITERASI KEUANGAN PADA ANAK: Mengapa dan Bagaimana? Rapih, Subroto
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 6, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.827 KB) | DOI: 10.24246/j.scholaria.2016.v6.i2.p14-28

Abstract

Artikel ini akan membahas mengenai mengapa dan baiamana pendidikan literasi keuangan sangat penting untuk diterapkan pada anak sedini mungkin. Penanaman nilai – nilai literasi keuanga sedini mungkin pada anak akan sangat berpengaruh terhadap pemahaman dan pengetahuan tentang literasi keuangan dan juga tingkat kesejahteraan di masa yang akan datang. Sifat kognitif anak yang masih konkret dan masih dalam tahap perkembangan sangat efektif untuk menanamkan nilai – nilai literasi keuangan. Keluarga yang merupakan komunitas pertama merupakan tempat penanaman nilai – nilai literasi keuangan yang sangat efektif. Peran sekolah juga sangat penting guna membeArikan pengetahan tentang pendidikan literasi keuangan pada anak. Komitmen bersama serta sinergitas semua pihak sangat dibutuhkan untuk kesuksesan penanaman nilai – nilai literasi keuangan melalui keluarga ataupun sekolah.
PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA DAN PENGETAHUAN KEWIRAUSAHAAN TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA PAP FKIP UNS ANGKATAN 2020 DAN 2021 DN, Kayana Pradipa; Rapih, Subroto
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 11 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui pengaruh lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran FKIP UNS 2020 dan 2021 (2) mengetahui pengaruh pengetahuan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran FKIP UNS 2020 dan 2021 (3) mengetahui apakah ada pengaruh yang bersamaan antara lingkungan keluarga dan pengetahuan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran FKIP UNS 2020 dan 2021. Populasi yang ditetapkan pada penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran FKIP UNS 2020 dan 2021 sebanyak 161 mahasiswa. Sampel yang digunakan adalah teknik proportionate stratified random sampling dengan sampel sebanyak 115 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling dengan jenis proportionate stratified random sampling. Teknik uji validitas yang dilakukan menggunakan korelasi product moment dari Karl Pearson. Analisis data dengan menggunakan teknik analisis regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Terdapat Pengaruh Positif Signifikan Lingkungan Keluarga Terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran 2020 dan 2021 (2) Terdapat Pengaruh Positif Signifikan Pengetahuan Kewirausahaan Terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran 2020 dan 2021 (3) Terdapat Pengaruh Positif Signifikan Lingkungan Keluarga dan Pengetahuan Kewirausahaan Secara Bersama-sama Terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran 2020 dan 2021.
Pelatihan Pembelajaran Berdiferensiasi bagi Guru SMK Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis Surakarta Murwaningsih, Tri; Susilowati, Tutik; Akbarini, Nur Rahmi; Sawiji, Hery; Rapih, Subroto
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.11348

Abstract

Kegiatan   pengabdian   ini   bertujuan   untuk   meningkatkan   pengetahuan dan keterampilan pembelajaran berdiferensiasi guru SMK Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis.  Lokasi pelaksanaan program pengabdian berada di Kota Surakarta.  Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian dimulai dari tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian ini yaitu telah terlaksana pelatihan pembelajaran berdiferensiasi bagi guru SMK MPLB Kota Surakarta. Setelah menjalani pelatihan pembelajaran berdiferensiasi, pemahaman peserta mengenai pembelajaran berdiferensiasi mengalami peningkatan dibuktikan dengan hasil pretes maupun posttest yang meningkat. Peserta juga telah memiliki pengalaman dalam mempraktikkan pembelajaran berdiferensiasi sehingga nantinya dapat menerapkan pembelajaran berdiferensiasi di sekolah masing – masing. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian  ini  telah  berhasil  mencapai tujuannya  untuk   meningkatkan  pengetahuan maupun keterampilan guru dalam melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi
Pengaruh Micro Teaching Dan Bimbingan Guru Pamong Terhadap Kemampuan Mengajar PLP Mahasiswa PAP FKIP UNS Amalia, Hilma; Rapih, Subroto
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 10 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh micro teaching terhadap kemampuan mengajar PLP mahasiswa PAP FKIP UNS, (2) pengaruh bimbingan guru pamong terhadap kemampuan mengajar PLP mahasiswa PAP FKIP UNS, (3) pengaruh micro teaching dan bimbingan guru pamong terhadap kemampuan mengajar mahasiswa PAP FKIP UNS. Penelitian ini merupakan penelitian pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa prodi PAP FKIP UNS angkatan 2020 sejumlah 67 mahasiswa, dan sampel yang diteliti dalam penelitian ini adalah keseluruhan populasi dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampel jenuh. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Uji asumsi klasik yang dilakukan berupa uji normalitas, uji linearitas, uji multikolinearitas, dan uji heterokedastisitas, sedangkan uji hipotesis dilakukan menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menujukkan bahwa : 1) terdapat pengaruh positif dan signifikan micro teaching terhadap kemampuan mengajar PLP mahasiswa PAP FKIP UNS ditunjukkan oleh koefisien regresi 2,604 dan nilai sig. 0,011. 2) terdapat pengaruh positif tidak signifikan bimbingan guru pamong terhadap kemampuan mengajar mahasiswa PLP mahasiswa PAP FKIP UNS ditunjukkan oleh koefisien regresi 0,994 dan nilai sig. 0,324. 3) terdapat pengaruh positif dan signifikan micro teaching dan bimbingan guru pamong terhadap kemampuan mengajar PLP mahasiswa PAP FKIP UNS ditunjukkan dengan koefisien regresi 5,635 dengan nilai sig. 0,000.
Merdeka curriculum implementation barriers: a case study at SMK Wikarya Karanganyar Ilmiati, Kiki Rizki; Rapih, Subroto
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 6 (2025): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i6.106439

Abstract

Abstrak: Kurikulum Merdeka dirancang untuk memberikan pembelajaran fleksibel dan berpusat pada siswa, namun dalam penerapannya masih ditemui berbagai hambatan di sekolah sehingga diperlukan kajian mendalam mengenai tantangan serta strategi implementasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kesulitan yang dialami guru di SMK Wikarya Karanganyar dan strategi yang digunakan guru untuk mengatasi kesulitan dalam implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di SMK Wikarya Karanganyar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data penelitian ini meliputi informan, observasi dan analisis dokumen. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Teknik uji validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Teknik analisis data menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk kesulitan yang dialami guru di SMK Wikarya Karanganyar dalam menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar yaitu kurangnya pemahaman terhadap kurikulum, kesiapan siswa yang belum optimal, keterbatasan sarana dan prasarana, perbedaan karakter dan kemampuan siswa, serta kesulitan dalam penyusunan administrasi pembelajaran. Strateginya antara lain penyesuaian metode mengajar dengan kondisi kelas, kolaborasi dengan sesama guru, pemanfaatan teknologi dan sumber belajar alternatif, asesmen berkelanjutan dan refleksi diri, serta dukungan pelatihan dari pihak sekolah. Kata kunci: asesmen; strategi pembelajaran; tantangan guruAbstract: The Merdeka Curriculum was designed to provide flexible, student-centered learning; however, its implementation in schools continues to encounter various challenges, necessitating comprehensive examination of both obstacles and implementation strategies. This study investigated the difficulties experienced by teachers at SMK Wikarya Karanganyar and the strategies they employed to overcome barriers in implementing the Merdeka Curriculum. Using a qualitative case study approach, data were collected through interviews with 22 participants (1 principal, 1 vice principal for curriculum affairs, 5 department heads, and 15 teachers), classroom observations, and document analysis. Participants were selected through purposive sampling. Data validity was ensured through source and technique triangulation, while analysis employed an interactive model. Findings revealed five primary challenges: limited curriculum understanding, insufficient student readiness, inadequate facilities and infrastructure, diverse student characteristics and abilities, and difficulties in preparing instructional administration. Teachers employed several strategies to address these challenges: adapting teaching methods to classroom conditions, collaborating with colleagues, utilizing technology and alternative learning resources, conducting continuous assessments and self-reflection, and participating in school-supported training programs. These findings contribute to theoretical understanding of curriculum implementation challenges and provide practical implications for professional development, infrastructure support, and policy development in vocational education settings. Keywords: assessment; learning strategy; teacher challenges
Pelaksanaan pelayanan jemput bola pada PT BPR BKK Jateng Cabang Karanganyar Widyaningrum, Lufiana; Murwaningsih, Tri; Rapih, Subroto
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 2 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i2.77003

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pelaksanaan pelayanan sistem jemput bola, (2) hasilevaluasi CIPP (Context, input, process, product ) pelayanan sistem jemput bola. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan model evaluasi CIPP (Context, input, process, product). Hasil dari penelitian sebagai berikut: 1) pelaksanaan pelayanan sistem jemput bola meliputi prosedur pelaksanaan program pelayanan jemput bola, sarana dan prasarana program pelayanan jemput bola dan petugas pelaksana program pelayanan jemput bola, (2) hasil penelitian: a) evaluasi context menunjukkan bahwa PT BPR BKK Jateng Cabang Karanganyar sudah mempunyai pedoman dalam pelaksanaan pelayanan sistem jemput bola, sasaran yang dilayani adalah seluruh masyarakat yang berada di sekitar Kabupaten Karanganyar, b) evaluasi input menunjukkan bahwa sarana dan prasarana sudah cukup memadai, pelatihan sudah diikuti oleh seluruh pegawai pelaksanaan pelayanan jemput bola, c) evaluasi process menunjukkan bahwa kompetensi pegawai sudah cukup baik dalam memberikan pelayanan kepada nasabah, sudah ada evaluasi yang dilakukan setiap bulan, terdapat faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan pelayanan sistem jemput bola, d) evaluasi product menunjukkan bahwa nasabah memiliki loyalitas yang tinggi terhadap perusahaan, jumlah tabungan dan jumlah nasabah mengalami kenaikan.Kata kunci: ambil bola; CIPP; evaluasi; kualitatif Abstract: This study aims to determine (1) the implementation of the ball pick-up system service and (2) the results of the CIPP (Context, input, process, product) evaluation of the ball pick-up system service. This is an evaluation research with a qualitative descriptive approach using the CIPP (Context, input, process, product) evaluation model. The results of the study are as follows: 1) the implementation of the ball pick-up system service includes the procedure for implementing the ball shuttle service program, the facilities and infrastructure of the ball pick-up service program and the implementing officers of the ball shuttle service program, (2) The results of: a) context evaluation shows that PT BPR BKK Jateng Cabang Karanganyar already has guidelines for implementing the ball pick-up system service, the targets served are all communities around Karanganyar Regency b) input evaluation shows that the facilities and infrastructure are quite adequate, training has been attended by all employees implementing the ball shuttle service, c) process evaluation shows that employee competence is good enough in providing services to customers, there is already an evaluation carried out every month there are supporting and inhibiting factors for the implementation of the ball pick-up system service, d) product evaluation shows that customers have high loyalty to the company, the amount of savings and the number of customers has increased.Keywords: ball pick-up services; CIPP; evaluation; qualitative
Pengaruh persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru dan lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa Pramesti, Mia Nur Indah; Murwaningsih, Tri; Rapih, Subroto
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 1 (2024): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i1.75998

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru terhadap motivasi belajar siswa, (2) pengaruh lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa, (3) pengaruh persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru dan lingkungan sekolah secara bersama-sama terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian dilakukan di SMK Negeri 1 Sukoharjo. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel yang digunakan penelitian ini berjumlah 140 responden yang diambil dengan menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dengan skala likert modifikasi dan dianalisis dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru terhadap motivasi belajar siswa (thitung 5.740>ttabel 1,978) dengan signifikansi (0,000<0,05), (2) terdapat pengaruh positif dan signifikan lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa (thitung 3.415>ttabel 1,978) dengan signifikansi (0,001<0,05), (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru dan lingkungan sekolah secara bersama-sama terhadap motivasi belajar siswa (Fhitung  65.243>Ftabel 3,06) dengan signifikansi (0,000<0,05). Hasil analisis keseluruhan dalam penelitian mendukung hipotesis yang diasumsikan.Kata kunci: kecakapan mengajar; keinginan belajar;  lingkungan pendidikan Abstract: This study aims to find out (1) the influence of students’ perception of teaching skills on students' learning motivation, (2) the influence of school environment on students' learning motivation, (3) the influence of students’ perception of teaching skills and school environment simultaneously on students’ motivation learning. The study was conducted at SMK Negeri 1 Sukoharjo This type of research is a quantitative descriptive study. The sample in this study amounted to 140 respondents taken using proportionate stratified random sampling techniques. The data was collected using Likert scale modification questionnaires and analyzed with multiple linear regression. The results showed that (1) there was a positive and significant influence of student’s perception of teaching skills on students learning motivation (tcount 5,740 > ttable 1,978) with significance (0,000<0,05), (2) there was a positive and significant the influence of school environment on students motivation (tcount 3,415 > ttable 1,978) with significance (0,000<0,05), (3) there was a positive and significant the influence of student perception of teaching skills and school environment simultaneously on students motivation learning (Fcount  65,243 > Ftable 3,06) with significance (0,000<0,05). The overall result of the analysis in this study supports the assumed hypothesis.Keywords: teaching skills; desire to learn; educational environment 
Pengaruh motivasi belajar dan kedisiplinan siswa terhadap kemandirian belajar siswa SMK Kristen 1 Surakarta Primastuti, Maria Rina; Murwaningsih, Tri; Rapih, Subroto
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 2 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i2.77516

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh motivasi belajar terhadap kemandirian belajar siswa SMK Kristen 1 Surakarta, (2) pengaruh kedisiplinan siswa terhadap kemandirian belajar siswa SMK Kristen 1 Surakarta, serta (3) pengaruh motivasi dan kedisiplinan siswa terhadap kemandirian belajar siswa SMK Kristen 1 Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian adalah siswa SMK Kristen 1 Surakarta yang berjumlah 302 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportionate stratified random sampling. Sampel pada penelitian sejumlah 172 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi belajar terhadap kemandirian belajar siswa SMK Kristen 1 Surakarta, dibuktikan dari hasil t hitung 7.71 > t tabel 1.97 dan nilai signifikansi 0.00 < 0.05, (2) terdapat pengaruh positif dan signifikan kedisiplinan siswa terhadap kemandirian belajar siswa SMK Kristen 1 Surakarta, dibuktikan dari hasil t hitung 6.85 > t tabel 1.97 dan nilai signifikansi 0.00 < 0.05, dan (3) terdapat pengaruh secara bersama-sama motivasi belajar dan kedisiplinan siswa terhadap kemandirian belajar siswa SMK Kristen 1 Surakarta, dibuktikan dari hasil F hitung 155.95> F tabel 3.05 dan nilai signifikansi 0.00 < 0.05. Berdasarkan hasil tersebut, maka motivasi belajar dan kedisiplinan siswa perlu ditingkatkan untuk meningkatkan kemandirian belajar.Kata kunci: kedisiplinan murid; kemandirian berlatih; motivasi belajarAbstract: This research aims to determine (1)  the effect of learning motivation on student learning independence at SMK Kristen 1 Surakarta, (2) the effect of student discipline on student learning independence at SMK Kristen 1 Surakarta, and (3) the effect of student motivation and discipline on student learning independence at SMK Kristen 1 Surakarta. This research is quantitative research with a correlational method. The research population was SMK Kristen 1 Surakarta students, totaling 302 students. The sampling technique used proportionate stratified random sampling. The sample in this study amounted to 172 students. Data collection techniques using a questionnaire. The results showed that: (1) there is a positive and significant effect of learning motivation on the learning independence of students at SMK Kristen 1 Surakarta, as evidenced by the results of t value 7.71 > t table 1.97 and a significance value of 0.00 < 0.05, (2) there is a positive and significant effect student discipline on student learning independence at SMK Kristen 1 Surakarta, as evidenced by the results of t value 6.85 > t table 1.97 and a significance value of 0.00 <0.05, and (3) there is a joint influence of learning motivation and student discipline on the independent learning of students at SMK Kristen 1 Surakarta, as evidenced by the results of F value 155.95 > F table 3.05 and a significance value of  0.00 <0.05. Based on these results, learning motivation and student discipline need to be improved to increase independent learning.Keywords: independent learning; learning motivation; student discipline
Role of entrepreneurship education in developing students' entrepreneurial mindset Sholiha, Miftahul Nur Utami Amalia; Susantinigrum, Susantiningrum; Rapih, Subroto
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i4.99138

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pendidikan membangun mindset berwirausaha siswa kelas XII Manajemen Perkantoran SMK Negeri 6 Surakarta. Penelitian kuantitatif korelasional dengan populasi siswa kelas XII Manajemen Perkantoran SMK Negeri 6 Surakarta tahuni pelajaran 2023/2024 dengan jumlah sampel 85 responden. Penelitian ini diambil menggunakan teknik cluster random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner atau angket. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis regresi linier berganda dengan bantuan program kerja IBM SPSS 25. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan pendidikan kewirausahaan terhadap mindset berwirausaha (nilai thitung 10,453 >ttabel 1,98932), Kontribusi pendidikan kewirausahaan sebesar 56.8%, sedangkan 43,2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian.  Kata kunci:  kewirausahaan; mindset; pendidikanAbstract: This study aims to investigate the role of entrepreneurship education in developing entrepreneurial mindset among Grade XII Office Management students at SMK Negeri 6 Surakarta. This correlational quantitative research involved a population of Grade XII Office Management students at SMK Negeri 6 Surakarta for the 2023/2024 academic year, with a sample of 85 respondents selected using cluster random sampling technique. Data collection employed questionnaire methods, and data analysis utilized multiple linear regression techniques with IBM SPSS 25. Results demonstrate a positive and significant effect of entrepreneurship education on entrepreneurial mindset (t-calculated 10.453 > t-table 1.98932, p < 0.001). The contribution of entrepreneurship education accounts for 56.8% of variance in entrepreneurial mindset, while 43.2% is influenced by other factors not included in this study. These findings suggest that well-structured entrepreneurship education programs can effectively foster entrepreneurial thinking patterns among vocational students, contributing to the development of future entrepreneurs who can create employment opportunities and reduce unemployment rates. Keywords: education; entrepreneurship; mindset
Impact of moving class, AI technology, and infrastructure on students’ mental well-being at SMK 6 Surakarta Azzahra, Salsabila Putri; Rapih, Subroto
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 3 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i3.101070

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh moving class, teknologi pembelajaran AI, dan sarpras terhadap mental well-being siswa SMK 6 Surakarta baik secara simultan maupun parsial. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Sampel berjumlah 85 dengan teknik sampel stratified random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis linear berganda dengan bantuan IBM SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan moving class terhadap mental well-being siswa SMK Negeri 6 Surakarta dengan nilai thitung > ttabel (1,86 > 1,66) dan nilai signifikasi pada moving class sebesar 0,06 < 0,1; (2) tidak terdapat pengaruh yang positif dan signifikan teknologi pembelajaran AI terhadap mental well-being siswa SMK Negeri 6 Surakarta dengan nilai thitung < ttabel (1,52 < 1,66) dan nilai signifikansi 0,13 > 0,05; (3) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan sarpras terhadap mental well-being siswa SMK Negeri 6 Surakarta dengan nilai thitung > ttabel (4,46 > 1,66) dengan nilai signifikansi 0,00 < 0,05; (4) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan secara bersama-sama moving class, teknologi pembelajaran AI, dan sarpras terhadap mental well-being siswa SMK Negeri 6 Surakarta dengan nilai Fhitung > Ftabel (17,39 > 4,14) dengan nilai signifikansi 0,00 <0,05.  Keywords : kesehatan mental; sarana pembelajaran; sistem pembelajaran; teknologi pembelajaran Abstract: This study aims to determine the effect of moving class, AI learning technology, and infrastructure on the mental well-being of students of SMK 6 Surakarta both simultaneously and partially. This study uses a quantitative research approach. The sample amounted to 85 with stratified random sampling technique. The data collection technique used a questionnaire. Data analysis techniques using multiple linear analysis techniques with the help of IBM SPSS version 26. The results showed that: (1) there is a positive and significant effect of moving class on mental well-being of students of SMK Negeri 6 Surakarta with a tvalue > ttable (1.86> 1.66) and a significance value on moving class of 0.06 < 0.1; (2) there is no positive and significant effect of AI learning technology on mental well-being of students of SMK Negeri 6 Surakarta with a tvalue < ttable (1.52 < 1.66) and a significance value of 0.13 > 0.05; (3) there is a positive and significant influence of infrastructure on mental well-being of students of SMK Negeri 6 Surakarta with the value of tvalue > ttable (4.46 > 1.66) with a significance value of 0.00 < 0.05; (4) there is a positive and significant influence together moving class, AI learning technology, and infrastructure on mental well-being of students of SMK Negeri 6 Surakarta with the value of Fvalue > Ftable (17.39 > 4.14) with a significance value of 0.00 < 0.05. Keywords : learning facilities; learning system; learning technology; mental health