p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ekosains
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sebaran Land Surface Temperature, Indeks Kerapatan Vegetasi dan Indeks Kerapatan Bangunan Di Desa Pondok, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten Wahyuningtyas, Junieta; Rahmadana, Muhammad Irfan; Fatin, Salma Kamiliya; Wela, Syahita Martha De; Wardha'adlina, Wian Ayu
Ekosains VOL 17 (01) 2025
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan lahan mengacu pada aktivitas manusia yang terjadi pada sebidang tanah tertentu dan cara pemanfaatannya. Penelitian dilakukan pada bulan November 2023 di Desa Pondok, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah data sekunder yang didapat dari citra landsat yang diolah dengan software arcgis menggunakan indeks kerapatan vegetasi dan Land Surface Temperature. Berdasarkan hasil interpretasi visual dan pengetahuan analis terhadap karakteristik sebaran tutupan lahan di Desa Pondok, teridentifikasi lima tipe, merupakan jenis tutupan lahan terakhir yaitu lahan bangunan, sawah, semak belukar, kebun, ladang dan lahan kosong. Berdasarkan hasil NDVI Badan Air memiliki kontribusi yang sangat kecil terhadap total luas area, yaitu hanya 0.09 Ha atau 0.07%. Sementara Non-Vegetasi memiliki luas area 2.4 Ha yang menyumbang 1.81% dari total luas area. Tidak Rapat memperlihatkan luas area sebesar 32.8 Ha atau 24.69% dan Cukup Rapat dengan 46.57 Ha atau 35.04%. Klasifikasi dengan luas area terbesar adalah Rapat, mencapai 50.96 Ha atau 38.35%. Hasil analisis LST menunjukkan variasi suhu yang signifikan, dengan suhu terendah 25,66°C dan suhu tertinggi mencapai 30,77°C. Hasil NDBI total luas keseluruhan adalah 133,04 Ha dengan wilayah dengan suhu Permukiman jarang mendominasi, mencakup 48,12 hektar dari total luas area. Permukiman Rapat memiliki luas area sekitar 35,08 hektar atau hampir 26,37%. Non Permukiman, menyumbang sekitar 31,28 hektar atau 23,51%. Permukiman sangat rapat memiliki luas sekitar 18,57 hektar atau 13,96%.
Kajian Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan (Green Waste) Yang Diterapkan Rw 9 Dalam Mendukung Konsep Green Economy Di Desa Pondok, Kab. Klaten Wahyuningtyas, Junieta; Rahmadana, Muhammad Irfan; Fatin, Salma Kamiliya; Wela, Syahita Martha De; Wardha'adlina, Wian Ayu
Ekosains VOL 17 (01) 2025
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam beberapa dekade terakhir, pertumbuhan populasi manusia dan aktivitas industri telah menyebabkan peningkatan signifikan dalam produksi sampah. Konsep green waste dan green economy secara holistik menggarisbawahi pentingnya pemanfaatan kembali limbah organik sebagai sumber daya berharga, yang tidak hanya mendukung upaya penciptaan lingkungan bebas sampah (zero waste), tetapi juga memperluas pasar baru dan menciptakan lapangan kerja dalam sektor ekonomi hijau, sambil mengurangi ketergantungan pada sumber daya alam yang terbatas. Dalam esensinya, transisi ini mendorong pola konsumsi dan produksi yang lebih berkelanjutan dengan mengubah paradigma limbah dari sesuatu yang harus dibuang menjadi potensi bernilai, menjunjung tinggi prinsip efisiensi, daur ulang, dan pemanfaatan kembali dalam upaya melindungi lingkungan dan mendorong inovasi dalam pengelolaan sumber daya. Tujuan dari pembuatan artikel ini yaitu untuk menganalisis pengembangan tata kelola sampah ramah lingkungan (green waste) yang diterapkan oleh warga RW 9 Desa Pondok dalam mendukung konsep green economy di Desa Pondok. Penelitian ini dilakukan di RW 9 Desa Pondok, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode Purposive Sampling. Informan pada penelitian ini adalah masyarakat RW 9 yang secara luas dianggap representatif atau mewakili. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode deskriptif dan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan pengelolaan sampah ramah lingkungan (Green Waste) di RW 9 Desa Pondok telah sukses mendukung konsep Green Economy. Masyarakat RW 9 tidak hanya memahami konsep-konsep tersebut, tetapi juga aktif berperan dalam pengelolaan sampah yang dapat didaur ulang, menghasilkan manfaat berupa lapangan pekerjaan, pemasukan ekonomi dari produk daur ulang, serta efisiensi penggunaan sumber daya untuk mengurangi dampak lingkungan negatif dan meningkatkan produktivitas ekonomi.
Analisis kelayakan kualitas air kolam di lokasi wisata Embung Sikajar, Desa Pondok, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten Wela, Syahita Martha De
Ekosains VOL 17 (01) 2025
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki potensi wisata yang menjanjikan. Salah satu wisata yang sering dikunjungi adalah wisata periaran. Wisata perairan seperti embung memiliki manfaat yang banyak. Pemanfaatan embung sebagai sumber daya tidak hanya terbatas pada fungsi wisata, tetapi juga dapat dioptimalkan sebagai lokasi budidaya ikan yang memberikan keuntungan ekonomi bagi masyarakat sekitar. Agar ikan dapat bertahan hidup dan berkembang biak dengan baik, pemantauan kualitas udara pada kolam embung menjadi krusial. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis beberapa parameter kualitas udara di kawasan wisata Embung Sikajar, Desa Pondok, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, meliputi suhu, kekeruhan, derajat keasaman (pH), dan oksigen terlarut (DO). Metode yang digunakan pada pengukuran parameter udara dilakukan dalam satu hari secara in situ di tiga titik berbeda pada hari tertentu. Jarak antara titik satu dengan titik lainnya kurang lebih 28 m. Hasil pengukuran menunjukkan variasi suhu udara antara 29.31 hingga 30.22 ℃, kekeruhan berkisar antara 84.1 hingga 223 NTU, pH berada dalam rentang 7.1 hingga 7.3, dan kadar oksigen terlarut (DO) sebesar 8.43 hingga 9.15 mg/L. Dari hasil ini, dapat disimpulkan bahwa parameter air di Kolam Embung Sikajar memenuhi standar kondisi layak untuk kegiatan budidaya perikanan. Keberhasilan budidaya ikan di lokasi tersebut dapat diperoleh dengan mempertahankan dan mengoptimalkan kualitas udara yang terukur. Pemahaman mendalam terhadap parameter kualitas udara memberikan dasar yang kuat untuk implementasi praktik budidaya yang berkelanjutan di embung, menciptakan manfaat ekonomi positif bagi masyarakat sekitar serta menjaga lingkungan perairan. Dengan mempertimbangkan aspek ekonomi dan lingkungan, penelitian ini memberikan wawasan holistik untuk pengelolaan embung sebagai sumber daya multifungsi yang mendukung kesejahteraan masyarakat dan ekosistem perairan setempat.