Pendidikan vokasional salah satu aspek penting pendidikan di indonesia yang menekankan pembelajaran praktik untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan teoritis tetapi juga keterampilan teknis, untuk mencapai tujuan tersebut pendidikan vokasi harus didukung dengan berbagai faktor terutama yaitu ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai. Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Universitas Sebelas Maret termasuk dalam pendidikan vokasional menyediakan sarana dan prasarana untuk mendukung pembelajaran praktik namun masih terdapat keterbatasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran praktik pada mata kuliah praktik motor bakar lanjut. Penelitian ini menggunakan model evaluasi CIPP (context, input, process dan product) dengan menggunakan mixed method explanatory yaitu mengambil data kuantitatif terlebih dahulu dilanjutkan dengan pengambilan data kualitatif. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling untuk data kuantitatif sedangkan untuk data kualitatif yaitu purposive sampling dan snowball sampling. Sumber data penelitian yaitu ketua program studi, ketua tim kurikulum, dosen otomotif, kepala laboratorium, toolman dan mahasiswa otomotif. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, angket dan wawancara. Teknik validasi instrumen menggunakan validasi isi dengan menanyakan pendapat kepada ahli (expert judgement) serta menggunakan aplikasi SPSS untuk uji validitas dan reliabilitas. Keabsahan data pada penelititan ini menggunakan teknik triangulasi metode. Teknik analisis data kuantitatif menggunakan rentang kategori menurut Saifudin Azwar sedangkan analisis data kualitatif menurut Miles & Hubberman. Hasil penelitian ini menunjukkan efektivitas pada aspek context termasuk kategori sedang dengan persentase 53% , aspek input termasuk kategori tinggi dengan persentase 30%, aspek process termasuk kategori tinggi dengan persentase 43% dan aspek product termasuk kategori tinggi dengan persentase 34%.