Oemi Noer Qomarijah
UNIVERSITAS PGRI JOMBANG

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN PENGGUNAAN LMS BERDIFERENSIASI “SIAJAR” BAGI GURU SMA IT MISYKAT AL-ANWAR Oemi Noer Qomarijah; Safiil Maarif; Esty Saraswati Nur Hartiningrum; Muslimin; Slamet Boediono; Nurwiani; Rohmatul Umami
JP-MAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): JP-MAS: Volume 7 Nomor 1 Edisi Mei 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Jombang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/h17bfq82

Abstract

Pemahaman dan pemanfaatan teknologi nampaknya menjadi semakin penting dalam segala bidang, termasuk dunia pendidikan. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi telah berpengaruh terhadap penggunaan alat-alat bantu mengajar di sekolah-sekolah dan lembaga-lembaga pendidikan lainnya. Media pembelajaran memfasilitasi hubungan antara pendidik dan siswa. Guru dapat menawarkan layanan kepada siswanya secara tidak langsung. SMA Islam Terpadu Misykat Al Anwar adalah satuan pendidikan dibawah naungan Dinas Pendidikan Propinsi jawa Timur. Pembelajaran di SMA Islam Terpadu Misykat Al Anwar menggunakan digital, siswa menggunakan laptop dan wifi. Seiring dengan perkembangan teknologi, semakin memudahkan siswa maupun guru untuk mengakses berbagai macam informasi. Seperti hal nya siswa, ketika proses pembelajaran yang memanfaatkan internet maka siswa dapat dengan mudah mencari jawaban dari soal yang diberikan guru di internet. Begitu juga saat ujian atau ulangan yang memanfaatkan teknologi internet, siswa juga dapat dengan mudah mencari jawabannya di internet. Selain itu, kinerja guru juga dituntut harus selalu siap administrasi sebelum melakukan pembelajaran misalnya modul ajar, penilaian dan lain-lain. Solusi yang ditawarkan yaitu  dengan melaksanakan kegiatan pelatihan Penggunaan LMS Berdiferensiasi “Siajar” Bagi Guru SMA IT Misykat Al-Anwar. Dengan tujuan setelah dilaksanakannya kegiatan ini, para guru dapat menggunakan LMS Siajar dalam proses pembelajaran maupun dalam kegiatan adminitrasi. Di kegiatan ini, guru-guru diajari cara menggunakan LMS Berdiferensiasi “Siajar”.  . Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian  dibagi menjadi 5 tahap yaitu (1) tahap persiapan : melakukan survey awal, perizinan, sosialisasi dan penentuan lokasi kegiatan; (2) tahap pelaksanaan kegiatan: kegiatan akan dilaksanakan di ruang pertemuan SMA IT Misykat Al-Anwar; (3) tahap evaluasi: Evaluasi kegiatan dilakukan selama proses pelatihan berlangsung; (4) tahap pendampingan: Pendampingan dilakukan hingga guru dapat menggunakan LMS Berdiferensiasi “Siajar” dengan lancar ; (5) tahap pelaporan. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian dapat dijelaskan bahwa Bapak/Ibu guru sangat antusias dalam praktek menggunakan LMS Berdiferensiasi “Siajar” . Selain itu, kinerja guru di LMS Berdiferensiasi “Siajar” dapat lebih tertata dengan baik sehingga guru menjadi lebih semangat lagi dalam mengajar karena sudah dapat menyiapkan perangkat pembelajaran dan menyimpanya dengan baik serta media pembelajaran juga sudah siap. Yang lebih penting lagi, peserta menjadi lebih semangat lagi dalam mengajar karena semua perangkat pembelajaran sudah ada di LMS Siajar.
PERAN GURU MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SMA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA ABSTRAK Rohmatul Umami; Fatchiyah Rahman; Ririn Febriyanti; Oemi Noer Qomarijah
Edumath : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 18 No 3 (2026): Volume 18 Nomor 3 Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/apa13c10

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran matematika, khususnya pada jenjang sekolah menengah atas yang mulai menekankan pemikiran abstrak dan penalaran formal. Pada pembelajaran matematika abstrak, siswa tidak hanya dituntut memahami prosedur penyelesaian masalah, tetapi juga mampu menjelaskan ide, penalaran, representasi simbolik, dan argumentasi matematis secara lisan maupun tertulis. Dalam konteks tersebut, guru memiliki peran penting dalam membangun lingkungan belajar yang komunikatif dan mendukung perkembangan komunikasi matematis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru dalam mengembangkan kemampuan komunikasi matematis siswa SMA pada pembelajaran matematika abstrak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Data diperoleh melalui kajian terhadap buku, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian yang relevan dengan komunikasi matematis dan pembelajaran matematika abstrak. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru memiliki peran sebagai fasilitator discourse matematis, mediator representasi abstrak, pemberi scaffolding, pembimbing argumentasi matematis, dan evaluator komunikasi matematis siswa. Peran tersebut membantu siswa memahami konsep abstrak secara lebih mendalam melalui diskusi, representasi, refleksi, dan interaksi matematis yang bermakna. Dengan demikian, komunikasi matematis menjadi bagian penting dalam pembelajaran matematika abstrak di SMA.