Alfin Resya Virgiawan
Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, Poltekkes Kemenkes Makassar, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tinjauan Hasil Pemeriksaan NS1 Dan IgG/IgM Dengue Metode Imunokromatografi Terhadap Hasil Pemeriksaan Total Jumlah Dan Indeks Trombosit Pada Penderita Demam Dengue Yaumil Fachni Tandjungbulu; Alfin Resya Virgiawan; Widarti Widarti; Farhah Ramadhani Suparmin
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 20 No 1 (2025): Media Kesehatan
Publisher : Direktorat Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v20i1.1439

Abstract

Dengue fever carries a risk of developing dengue shock syndrome, which can be fatal if not diagnosed and treated promptly. In addition to taking a medical history and performing a physical examination, laboratory tests are required. Laboratory tests that can be conducted include dengue NS1 testing, dengue IgG and IgM testing, and platelet count and platelet index measurements. This study aims to determine the correlation between NS1 and dengue IgG IgM test results and total platelet count and platelet indices (MPV, PDW, P-LCR, and PCT) in patients with dengue fever. This study is a correlational study using a cross-sectional analytical approach, employing purposive sampling techniques, and obtained 40 samples that met the study criteria. The study was conducted at the Clinical Pathology Laboratory of Hasanuddin University Hospital in Makassar from December 1, 2024, to February 28, 2025. The results of the study showed that there was a significant correlation between dengue IgG test results and total platelet count (p=0.032, p<0.05) and PDW (p=0.031, p<0.05), while there was no significant correlation with PCT test results (p=0.788, p>0.05). For dengue IgM and NS1 dengue test results, no significant correlation was found with total platelet count (p=0.565, p=0.624, p>0.05), PDW (p=0.728, p=0.188, p>0.05), and PCT (p=0.841, p=0.454 (p > 0.05). The results of MPV and P-LCR tests showed consistent results, so no statistical analysis was performed. It was concluded that total platelet count and platelet index PDW could serve as potential laboratory biomarkers for screening, diagnosis, and monitoring of dengue-infected patients based on dengue IgG test results. Keywords: Dengue Fever; Dengue IgG IgM; Platelet Index; Platelet Count; Dengue NS1
Karakteristik Kadar Profil Lipid Terhadap Kejadian Proteinuria pada Penderita Diabetes Melitus Alfin Resya Virgiawan; Yaumil Fachni Tandjungbulu; Wahdania Suratmi; Cut Indriputri; Haerani Haerani
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 17 No 1 (2026): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Potekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmak.v17i1.2221

Abstract

Penderita Diabetes Melitus (DM) berisiko mengalami komplikasi gangguan kesehatan antara lain penyakit sistem kardiovaskular dan gagal ginjal kronis. Gangguan kardiovaskular dapat terjadi salah satunya disebabkan oleh ketidakseimbangan profil lipid pada penderita DM yang dikenal dengan dislipidemia, dan komplikasi kronis yang banyak dijumpai pada penderita DM yaitu nefropati diabetik yang dapat ditandai salah satunya dengan kejadian proteinuria. Untuk mengetahui keadaan dislipidemia diperlukan pemeriksaan laboratorium mencakup pengukuran kolesterol total, High Density Lipoprotein (HDL), Low Density Lipoprotein (LDL), dan trigliserida, sementara untuk menilai kerusakan fungsi ginjal diperlukan pemeriksaan laboratorium salah satunya pengukuran protein urine. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi kadar profil lipid terhadap kejadian proteinuria pada penderita DM. Jenis penelitian merupakan penelitian korelasional dengan desain bivariat berdasarkan pendekatan kuantitatif, menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling, dan diperoleh jumlah sampel sebanyak 55 sampel yang memenuhi kriteria inklusi penelitian. Pemeriksaan dan pengumpulan sampel dilaksanakan di Laboratorium RSKD Dadi Provinsi Sulawesi Selatan pada 20-31 Oktober 2025. Hasil penelitian diperoleh bahwa penderita DM terbanyak yaitu perempuan sebanyak 29 orang (52,7%), dengan klasifikasi umur terbanyak yaitu 60-66 tahun sebanyak 23 orang (40,0%), dan untuk lama menderita terbanyak yaitu ≤5 tahun sebanyak 24 orang (43,6%). Dilakukan uji statistik untuk mengetahui korelasi dari setiap variabel, diperoleh bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara hasil pemeriksaan kadar profil lipid (kolesterol total p = 0,873 (p > 0,05), HDL p = 0,547 (p > 0,05), LDL p = 0,975 (p > 0,05), dan trigliserida p = 0,683 (p > 0,05) terhadap kejadian proteinuria pada penderita DM, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat korelasi antara hasil pemeriksaan profil lipid terhadap kejadian proteinuria pada penderita DM. Maka dapat disarankan untuk penelitian selanjutnya agar dapat menambahkan  biomarker lain yang lebih sensitif dan spesifik dalam penegakan diagnosa untuk mengetahui penderita DM telah terjadi komplikasi pada sistem kardiovaskular maupun kerusakan ginjal seperti pemeriksaan apolipoprotein A, apolipoprotein B, cystatin C, Interleukin-18 (IL-18), Kidney Injury Molecule (KIM-1), Neutrophil Gelatinase Associated Lipocalin (NGAL), ureum, dan kreatinin.