Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pihak Yang Terlibat Dalam Kekerasan Yang Disaksikan Atlet Pada Turnamen Olahraga Di Sulawesi Selatan Sulaeman Sulaeman; Yadi Jayadilaga; Ady Isnan
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.569

Abstract

Kekerasan dalam turnamen olahraga dapat melibatkan berbagai pihak di ekosistem pertandingan, namun pemetaan aktor yang terlibat berdasarkan perspektif atlet masih terbatas pada konteks lokal di berbagai cabang olahraga di Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan profil responden, intensitas keterlibatan kompetisi, serta pihak-pihak yang terlibat dalam kekerasan yang disaksikan atlet pada turnamen olahraga di Sulawesi Selatan. Penelitian menggunakan desain survei kuantitatif deskriptif cross-sectional melalui Google Form dengan responden 376 atlet amatir dan profesional dari berbagai cabang olahraga. Variabel yang dikumpulkan meliputi usia, lama pengalaman mengikuti pertandingan/turnamen, rata-rata mengikuti pertandingan per tahun dan kategori pihak yang terlibat dalam kekerasan yang disaksikan. Analisis dilakukan secara deskriptif menggunakan frekuensi dan persentase. Hasil menunjukkan responden didominasi kelompok usia 16–20 tahun (sekitar 83%). Pengalaman mengikuti turnamen tersebar pada <3 tahun (36,9%), 3–5 tahun (28,9%), dan >5 tahun (34,2%). Rata-rata mengikuti pertandingan per tahun paling banyak pada kategori 3–5 kali/tahun (38,6%). Pihak yang paling dominan dilaporkan terlibat dalam kekerasan yang disaksikan atlet adalah pemain vs pemain (60,9%), diikuti pemain vs wasit (19,4%), sedangkan kategori lain berada di bawah 10%. Temuan ini menegaskan bahwa pola kekerasan yang disaksikan atlet pada turnamen di berbagai cabang olahraga di Sulawesi Selatan lebih banyak muncul pada relasi inti permainan yaitu antar pemain dan relasi otoritas pertandingan yaitu pemain dengan wasit.