Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Di Kedai Kopi Hollow Kota Tasikmalaya Rubi Chandra T riyana; Andi Andi; Acep Hilman
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.623

Abstract

Promosi merupakan serangkaian aktivitas pemasaran yang bertujuan untuk menyampaikan informasi, memengaruhi, serta mendorong konsumen agar bersedia melakukan pembelian terhadap produk atau jasa yang ditawarkan. Dengan skripsi yang berjudul “Pengaruh Promosi Terhadap Keputusan Pembelian di Kedai Kopi Hollow Kota Tasikmalaya” ini yang mana judul tersebut di latar belakangi oleh hasil obeservasi mengenai promosi yang sering di lakukan oleh Kedai Hollow dalam hal ini Kedai Hollow dalam upaya menawarkan produknya pada masyarakat Tasikmalaya hingga bisa mempengaruhi keputusan pembelian para konsumennya. Dengan permasalahan yang terdapat pada hasil obsevasi tersebut maka rumusan masalah pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa besar pengaruh promosi terhadap keputusan pembelian. Pada penelitian ini mennggunakan metode penelitian kuantitatif asosiatif kausal dengan teknik sampling insidental dan rumus Cochran. Sampel yang ada pada penelitian ini yaitu sebesar 96 orang yang pernah berkunjung ke Kedai Kopi Hollow. Teknis analisis data yang digunakan ialah uji regresi sederhada serta koefisien regresi dan determinasi untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial promosi mempengaruhi keputusan pembelian sebesar 76,4% hal tersebut di lihat dari hasil koefisen regresi yang sebesar 0,860 dan koefisien determinasi sebesar 0,764. Sedangkan sisanya sebesar 23,6% dipengaruhi oleh variabel atupun faktor lain yang tidak amati pada penelitian ini. Secara simultan dikatakan bahwa terdapat pengaruh antara promosi terhadap keputusan pembelian. Maka hipotesisnya berbunyi “terdapat pengaruh positif dan signifikan antara promosi terhadap keputusan pembelian”.
Efektivitas pengelolaan RTH DPUTRPRKPLH Kabupaten Tasikmalaya di Singaparna Dela Aura Kartini; Ani Heryani; Acep Hilman
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12135

Abstract

Alih fungsi lahan hijau menjadi kawasan terbangun di pusat administratif Kecamatan Singaparna menuntut pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang efektif dari otoritas daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pengelolaan RTH publik oleh Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPUTRPRKPLH) Kabupaten Tasikmalaya di Kecamatan Singaparna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan informan dinas dan masyarakat, serta studi dokumentasi regulasi tata ruang daerah. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang distrukturkan menggunakan pisau analisis Teori Efektivitas Duncan dengan tiga dimensi utama, yaitu pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan RTH di Kecamatan Singaparna belum efektif. Dari dimensi pencapaian tujuan, target minimal tiga puluh persen RTH dari luas wilayah kota (dua puluh persen RTH publik dan sepuluh persen RTH privat) sesuai Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 belum terpenuhi akibat laju urbanisasi, dan secara kualitatif fungsi ekologis serta sosial belum optimal. Dari dimensi integrasi, sosialisasi kebijakan masih minim dan koordinasi lintas dinas serta partisipasi masyarakat dalam pemeliharaan taman masih sangat terbatas. Dari dimensi adaptasi, respons dinas masih bersifat reaktif karena kendala anggaran pemeliharaan aset taman, meskipun terdapat potensi adaptif dalam penggunaan teknologi pemetaan spasial modern. DPUTRPRKPLH disarankan menerapkan tata kelola kolaboratif multipihak dan pemetaan RTH berbasis sistem informasi geografis secara presisi.