Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar Dan Motivasi Menggunakan Model TGT Dalam Pembelajaran Manajemen Perkantoran Di Sekolah Menengah Kejuruan Arum Suryaningtyas; Khurotul A’yun; Risca Safitri; Muhammad Yahya Afifuddin; Norma Dwi Awani; Nurul Ahati
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober - Desember
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v2i4.744

Abstract

Pendidikan kejuruan memerlukan pendekatan inovatif yang dapat meningkatkan motivasi dan prestasi akademik siswa. Salah satu tantangan utama dalam mata pelajaran Dasar-Dasar Manajemen Perkantoran di sekolah menengah kejuruan adalah rendahnya tingkat partisipasi aktif akibat dominasi metode ceramah. Model pembelajaran kooperatif Teams Games Tournament (TGT) diyakini mampu mengatasi masalah ini dengan menciptakan lingkungan belajar yang aktif, kompetitif, dan kolaboratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas model TGT dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Metode kuasi-eksperimen dengan desain nonequivalent control group digunakan, melibatkan dua kelas X Manajemen Perkantoran dengan masing-masing 36 siswa di SMK Negeri 2 Purworejo. Instrumen penelitian meliputi angket motivasi belajar dan tes prestasi yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model TGT secara signifikan meningkatkan motivasi dan prestasi akademik siswa dibandingkan pembelajaran konvensional. Disimpulkan bahwa TGT merupakan model yang efektif untuk pembelajaran kejuruan karena memperkuat motivasi, pemahaman konseptual, dan keterampilan sosial siswa secara seimbang.
Evaluation of teaching factory implementation in state vocational high schools in sleman regency Auliana Farabbanie; Ilham Ramadhan; Rosidah; Arum Suryaningtyas; Hilmy Pradana
Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol 16 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jip.v16i1.13017

Abstract

This study evaluates the implementation of the Teaching Factory (TeFa) program in vocational high schools (SMK) in Sleman Regency using the CIPP model (Context, Input, Process, Product). The research employed a descriptive-evaluative approach with 175 student respondents, supported by teacher input and school documents. Findings show that the curriculum has been aligned with industry needs through synchronization with partners, though limited facilities, regulations, and accessibility remain obstacles. Teachers are relatively well-prepared, most having completed industrial internships, and industry partners provide positive responses, yet disparities in infrastructure between schools are evident. The process is carried out through project-based learning with cross-major collaboration, offering realistic experiences but constrained by insufficient resources and non-standardized evaluation. In terms of outcomes, students generally display high motivation, discipline, responsibility, and technical skills, though independence and innovation remain weak. Overall, TeFa in Sleman has been on the right track to realize link and match between vocational education and industry, but improvements in facilities, evaluation standards, and innovation culture are still required Keywords: Teaching Factory, CIPP evaluation, vocational education, link and matc