Perkembangan teknologi digital yang pesat telah mendorong transformasi menyeluruh dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM) di berbagai organisasi di seluruh dunia. Kemajuan kecerdasan buatan, big data analytics, cloud computing, dan platform digital telah mengubah cara organisasi menarik, mengembangkan, memotivasi, dan mempertahankan talenta terbaiknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis strategi manajemen SDM berbasis digital yang terbukti efektif dalam meningkatkan performa karyawan di era transformasi digital. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis (Systematic Literature Review/SLR) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, merujuk pada 10 sumber pustaka ilmiah dari jurnal internasional bereputasi dan jurnal nasional terakreditasi yang diterbitkan antara tahun 2019 hingga 2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi High-Performance Work System (HPWS), pelatihan digital berkelanjutan dan program reskilling, rekrutmen berbasis kecerdasan buatan (AI), sistem manajemen kinerja real-time berbasis OKR dan KPI digital, kompensasi berbasis performa, serta pendekatan HR agile terbukti secara signifikan meningkatkan produktivitas, keterlibatan, dan kepuasan kerja karyawan. Kepemimpinan transformasional yang visioner dan budaya organisasi yang mendukung inovasi, eksperimentasi, dan kolaborasi menjadi prasyarat keberhasilan implementasi strategi SDM digital. Namun demikian, tantangan seperti resistensi karyawan terhadap perubahan, defisit kompetensi digital, bias algoritmik, keamanan data, dan risiko dehumanisasi tempat kerja masih menjadi hambatan utama yang memerlukan strategi mitigasi yang komprehensif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan manajemen SDM di era digital sangat ditentukan oleh kemampuan organisasi mengintegrasikan teknologi dengan pendekatan manajemen yang humanis, adaptif, dan berbasis bukti empiris guna mencapai keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.