Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengukuran Kinerja Keuangan Bali United FC Menggunakan Metode Economic Value Added (EVA) K. A. Ardiawan; F. Yudiaatmaja
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.859

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT Bali Bintang Sejahtera Tbk. (Bali United FC) menggunakan metode Economic Value Added (EVA) selama periode 2021–2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya ketidaksesuaian antara peningkatan aset perusahaan dengan penurunan laba dalam beberapa tahun terakhir. Metode EVA digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menciptakan nilai tambah ekonomi setelah memperhitungkan biaya modal perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis dilakukan melalui perhitungan Net Operating Profit After Tax (NOPAT), Invested Capital, Weighted Average Cost of Capital (WACC), Capital Charge, dan EVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai EVA Bali United FC mengalami fluktuasi selama periode penelitian. Pada tahun 2021–2023 perusahaan menghasilkan EVA positif yang menunjukkan adanya penciptaan nilai tambah ekonomi, sedangkan pada tahun 2024 EVA bernilai negatif yang menandakan perusahaan belum mampu menciptakan nilai tambah ekonomi bagi investor. Penurunan kinerja tersebut dipengaruhi oleh menurunnya laba, meningkatnya beban operasional, serta bertambahnya biaya modal perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan perlu meningkatkan efisiensi operasional, mengendalikan biaya, dan mengoptimalkan pengelolaan modal agar mampu menciptakan nilai tambah ekonomi secara berkelanjutan serta memenuhi harapan investor dan pemegang saham di masa mendatang secara lebih baik dan konsisten kedepannya.  
Pengaruh Return On Assets Dan Current Ratio Terhadap Financial Distress P.O. Indriyani; F. Yudiaatmaja
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11751

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Return on Assets dan Current Ratio terhadap Financial Distress pada perusahaan sub sektor Nondurable Household Products yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Financial Distress merupakan kondisi penurunan kinerja keuangan perusahaan yang dapat mengarah pada kesulitan keuangan apabila tidak segera ditangani. Faktor profitabilitas dan likuiditas menjadi indikator penting dalam menilai kemampuan perusahaan mempertahankan stabilitas keuangannya. Return on Assets digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan menghasilkan laba melalui pemanfaatan aset, sedangkan Current Ratio digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan sub sektor nondurable household products yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode penelitian. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Return on Assets berpengaruh positif terhadap Financial Distress, sedangkan Current Ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap Financial Distress. Secara simultan, Return on Assets dan Current Ratio berpengaruh terhadap Financial Distress. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas dan likuiditas perusahaan menjadi faktor penting dalam memprediksi kondisi kesulitan keuangan perusahaan.