Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Return on Assets dan Current Ratio terhadap Financial Distress pada perusahaan sub sektor Nondurable Household Products yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Financial Distress merupakan kondisi penurunan kinerja keuangan perusahaan yang dapat mengarah pada kesulitan keuangan apabila tidak segera ditangani. Faktor profitabilitas dan likuiditas menjadi indikator penting dalam menilai kemampuan perusahaan mempertahankan stabilitas keuangannya. Return on Assets digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan menghasilkan laba melalui pemanfaatan aset, sedangkan Current Ratio digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan sub sektor nondurable household products yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode penelitian. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Return on Assets berpengaruh positif terhadap Financial Distress, sedangkan Current Ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap Financial Distress. Secara simultan, Return on Assets dan Current Ratio berpengaruh terhadap Financial Distress. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas dan likuiditas perusahaan menjadi faktor penting dalam memprediksi kondisi kesulitan keuangan perusahaan.
Copyrights © 2026