Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Indikator Makroekonomi Terhadap Daya Beli Konsumen Pasar Tradisional Kota Medan Sonya Labella Sihombing; Nabila Farisa Ardani Saragih; Aisyah Khalilah Sinaga; Valeryn Rhea Thalia Tambunan; Dede Ruslan
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.873

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh nilai tukar rupiah, harga minyak dunia, dan inflasi terhadap daya beli konsumen di pasar tradisional Kota Medan, dengan fokus pada Pasar Petisah, Pusat Pasar Medan, dan Pasar Sukaramai Medan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan dukungan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui observasi lapangan dan wawancara langsung kepada pedagang serta pembeli, sedangkan data sekunder diperoleh dari publikasi Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, serta literatur ekonomi yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, observasi, dan wawancara semi-terstruktur. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta pembacaan pola hubungan antarvariabel berdasarkan teori inflasi, pass-through effect, teori konsumsi, dan hukum permintaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pelemahan nilai tukar, kenaikan harga minyak dunia, dan inflasi mempengaruhi daya beli konsumen melalui kenaikan harga kebutuhan pokok, biaya distribusi, dan biaya modal dagang. Pedagang menghadapi kenaikan modal, penurunan margin keuntungan, dan kesulitan menjaga harga tetap stabil. Pembeli cenderung mengurangi jumlah belanja, memilih barang yang lebih murah, menunda pembelian, serta menyesuaikan prioritas pengeluaran rumah tangga. Temuan ini menegaskan bahwa stabilitas harga menjadi faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat pasar tradisional. Pemerintah perlu memperkuat pengendalian harga pangan, memperlancar distribusi barang, mengawasi biaya pengangkutan, dan menjaga stabilitas makroekonomi agar aktivitas pasar tradisional tetap berkelanjutan dan terjangkau bagi masyarakat kota secara lebih merata. Selain itu, penelitian ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pedagang, pemasok, dan konsumen dalam menjaga keterjangkauan harga serta menjalankan fungsi pasar tradisional setempat di tengah tekanan ekonomi harian.