Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Model Think Talk Write Berbantuan Media PANIPAT untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Nilai Tempat Puluh Ribuan Siswa Kelas III SD Naila Azzahra Ramadhani; Arzella Devi Ristia Putri; Lovika Ardana Riswari
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.881

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep matematis siswa kelas III SD 4 Jekulo pada materi nilai tempat puluh ribuan. Pembelajaran yang masih didominasi metode ceramah menyebabkan siswa kurang aktif dan mengalami kesulitan dalam memahami konsep nilai tempat secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep nilai tempat puluh ribuan melalui penerapan model Think Talk Write berbantuan media PANIPAT. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan menggunakan model Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 24 siswa kelas III SD 4 Jekulo tahun ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Think Talk Write berbantuan media PANIPAT mampu meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa. Ketuntasan klasikal siswa pada Siklus I mencapai 62% dengan kategori sedang dan meningkat menjadi 87% pada Siklus II dengan kategori tinggi. Peningkatan juga terjadi pada seluruh indikator pemahaman konsep matematis, yaitu kemampuan menyatakan ulang konsep, mengidentifikasi konsep, mengklasifikasikan objek, menyajikan representasi matematis, serta menggunakan konsep matematika dalam pemecahan masalah. Dengan demikian, penerapan model Think Talk Write berbantuan media PANIPAT dapat meningkatkan pemahaman konsep nilai tempat puluh ribuan siswa kelas III SD 4 Jekulo.
Efektivitas Model Make a Match Berbantuan PASIKATU terhadap Pemahaman Konsep Sikap Persatuan dan Kesatuan pada Siswa Kelas II Naila Azzahra Ramadhani; Arzella Devi Ristia Putri; Isqina Lulu'ul Afifah; Nuzulun Niswah
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1687

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model pembelajaran Make a Match berbantuan media PASIKATU terhadap pemahaman konsep sikap persatuan dan kesatuan pada siswa kelas II. Latar belakang penelitian ini adalah masih rendahnya kemampuan siswa dalam mengklasifikasikan contoh perilaku sehari-hari ke dalam lima sikap menjaga persatuan dan kesatuan NKRI, yaitu cinta tanah air, membina persatuan dan kesatuan, rela berkorban, hidup rukun, dan tolong-menolong. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian adalah 17 siswa kelas II SD 1 Bakalan Krapyak yang ditentukan dengan teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman konsep sebanyak 15 soal, terdiri atas 12 soal pilihan ganda dan 3 soal uraian, yang disusun berdasarkan indikator mencontohkan, mengklasifikasikan, dan menjelaskan. Hasil uji normalitas menunjukkan data pretest-posttest berdistribusi normal (p = 0,439 > 0,05), sehingga analisis dilanjutkan dengan uji Paired Sample t-Test dan uji One Sample t-Test. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan pada nilai posttest dibandingkan pretest (rata-rata pretest 64,35 menjadi 79,59; t = -5,742; p = 0,000 < 0,05) dengan N-Gain sebesar 0,44 (kategori sedang). Hasil uji One Sample t-Test juga menunjukkan bahwa rata-rata posttest secara signifikan melampaui nilai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) sebesar 70 (t = 2,600; p = 0,019 < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa model Make a Match berbantuan media PASIKATU efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep sikap persatuan dan kesatuan siswa kelas II secara signifikan dan telah mencapai standar ketuntasan yang ditetapkan.