Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Dampak Inflasi Harga Pangan Terhadap Daya Beli Masyarakat Di Pasar Tradisional MMTC Medan Nazwa Putri Khaila; Merry Christmessya Silalahi; Erika Artha Yulia Br Saragih; Ilma Aisy Karima; Dede Ruslan
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.910

Abstract

Inflasi harga pangan menjadi persoalan penting karena langsung memengaruhi kemampuan rumah tangga memenuhi kebutuhan dasar. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak inflasi harga pangan terhadap daya beli masyarakat di Pasar Tradisional MMTC Medan dengan menempatkan perubahan harga bahan pokok, perilaku konsumsi, dan strategi adaptasi rumah tangga sebagai fokus kajian. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berbasis studi pustaka dan analisis data sekunder. Data diperoleh dari Badan Pusat Statistik, Bank Indonesia, Sistem Informasi dan Manajemen Pangan Kota Medan, Panel Harga Badan Pangan Nasional, Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional, serta artikel ilmiah dan laporan kebijakan terkait inflasi pangan, pasar tradisional, dan daya beli. Hasil kajian menunjukkan bahwa tekanan harga pangan di Medan masih terasa kuat pada komoditas beras, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, daging ayam ras, minyak goreng, telur ras, dan gula pasir. Data SIMPANG Kota Medan pada 31 Mei 2026 menunjukkan harga rata-rata beras Rp16.000 per kilogram, cabai merah Rp43.000 per kilogram, cabai rawit Rp40.000 per kilogram, daging ayam ras Rp34.000 per kilogram, minyak goreng curah Rp19.000 per kilogram, dan telur ras Rp31.500 per kilogram. Kenaikan harga tersebut menurunkan daya beli melalui tiga jalur, yaitu berkurangnya kuantitas pembelian, pergeseran konsumsi ke komoditas lebih murah, serta meningkatnya beban pengeluaran pangan. Dampak paling kuat dirasakan oleh rumah tangga berpendapatan rendah, pedagang kecil, mahasiswa, dan pekerja informal yang berbelanja harian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengendalian inflasi pangan di Pasar MMTC perlu dilakukan melalui stabilisasi pasokan, pemantauan harga harian, operasi pasar, perlindungan konsumen, dan penguatan distribusi pangan lokal.