Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemetaan Kebiasaan Membaca dan Hambatan Membaca Cepat Mahasiswa Empat Program Studi UNESA Ariska Yuliantika Prastiwi; Irma Rahmawati; Elisa Idzana Zulfa; Nur Aini Marsha Sabrina; Mega Diah Fianti; Trinil Dwi Turistiani
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.939

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kebiasaan membaca dan hambatan membaca cepat mahasiswa dari empat program studi di Universitas Negeri Surabaya (UNESA), yaitu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Sastra Indonesia, dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan membaca cepat dalam mendukung keberhasilan akademik mahasiswa di tengah meningkatnya tuntutan literasi dan derasnya arus informasi digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 60 mahasiswa yang dipilih secara proporsional dari masing-masing program studi. Data dikumpulkan melalui angket daring yang terdiri atas 20 pernyataan dengan skala Likert 1–4, meliputi aspek kebiasaan membaca dan hambatan membaca cepat. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif melalui perhitungan nilai rata-rata (mean) dan kategorisasi tingkat variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan membaca mahasiswa berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 2,87, sedangkan hambatan membaca cepat juga berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 2,83. Hambatan yang paling dominan meliputi subvokalisasi, regresi, kesulitan mempertahankan fokus, kecenderungan membaca kata demi kata, serta kurangnya latihan membaca cepat secara konsisten. Selain itu, perkembangan media digital turut memengaruhi pola membaca mahasiswa yang cenderung mengonsumsi informasi secara cepat dan singkat sehingga berdampak pada kemampuan membaca mendalam terhadap teks akademik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun mahasiswa memiliki kebiasaan membaca yang cukup baik, berbagai hambatan mekanis dan kognitif masih memengaruhi efektivitas membaca mereka. Oleh karena itu, diperlukan penguatan budaya literasi akademik dan pelatihan membaca cepat secara berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan membaca mahasiswa.