Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Problematika Implementasi Nilai Semangat Kebangsaan dalam Pembelajaran Pancasila di SD Negeri 060886 Kota Medan Raisyah Aulia Nabila Lubis; Yakobus Ndona; Surya Dharma
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.974

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya implementasi nilai semangat kebangsaan dalam Pembelajaran Pancasila di sekolah dasar sebagai upaya membentuk karakter warga negara yang menghargai keberagaman dan memiliki rasa persatuan. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai kendala yang menyebabkan nilai tersebut belum sepenuhnya terinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika implementasi nilai semangat kebangsaan dalam Pembelajaran Pancasila di SD Negeri 060886 Kota Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru Pembelajaran Pancasila, dan siswa. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan menerapkan triangulasi sumber dan teknik untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai semangat kebangsaan masih menghadapi beberapa permasalahan, yaitu dominasi metode pembelajaran yang berorientasi pada hafalan, pemahaman kebangsaan yang cenderung bersifat simbolik dan seremonial, kesenjangan antara pemahaman konsep dengan perilaku siswa dalam kehidupan sehari-hari, pengaruh media digital terhadap interaksi sosial siswa, serta belum optimalnya penerapan pembelajaran kontekstual. Meskipun sekolah memiliki berbagai program pendukung, integrasinya dengan pembelajaran di kelas belum berjalan secara maksimal. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran yang lebih kontekstual, berbasis pengalaman, dan terhubung dengan kehidupan nyata siswa agar nilai semangat kebangsaan dapat dipahami dan diterapkan secara lebih bermakna.