Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dampak Promosi Media Sosial, Word of Mouth dan Kualitas Pelayanan terhadap Keputusan Pembelian Konsumen pada UMKM Kuliner Seafood Muhammad Afga Alfasyah; M. Noor Army; Eko Wediyanto
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.994

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak promosi media sosial, word of mouth, dan kualitas pelayanan terhadap keputusan pembelian konsumen pada UMKM penjualan makanan seafood di Kota Bengkulu. Latar belakang penelitian ini berpijak pada semakin ketatnya persaingan usaha kuliner di Kota Bengkulu yang mendorong pelaku UMKM untuk mengoptimalkan strategi pemasaran digital, membangun komunikasi word of mouth yang positif, serta meningkatkan kualitas pelayanan guna menarik dan mempertahankan konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sifat explanatory research. Populasi penelitian mencakup seluruh konsumen yang pernah melakukan pembelian pada UMKM makanan seafood di Kota Bengkulu, dengan jumlah sampel sebanyak 200 responden yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berskala Likert dengan rentang skor 1 sampai 5. Metode analisis data yang digunakan adalah Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen. Word of mouth juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen UMKM makanan seafood di Kota Bengkulu. Temuan ini memperkuat relevansi Theory of Planned Behavior dalam menjelaskan perilaku pembelian konsumen pada konteks UMKM kuliner.