This Author published in this journals
All Journal semanTIK
Arsila Duaulu
Universitas Negeri Manado

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Algoritma K-Means Clustering untuk Pengelompokan Zona Nilai Tanah Berbasis WebGIS Arsila Duaulu; Glenn David Paulus Maramis; Kristofel Santa
SemanTIK : Teknik Informasi Vol. 11 No. 2 (2025): SemanTIK : Teknik Informasi
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/semantik.v11i2.220

Abstract

Akses terhadap data spasial yang akurat dan interaktif penting untuk administrasi pertanahan, khususnya pengelolaan Zona Nilai Tanah (ZNT). Di Kota Tomohon, penyebaran ZNT masih bersifat konvensional melalui peta cetak atau file statis, sehingga rawan keterlambatan pembaruan dan kesalahan interpretasi. Penelitian ini mengembangkan aplikasi WebGIS dengan algoritma K-Means Clustering untuk mengklasifikasikan ZNT di beberapa kecamatan Tomohon Barat, Selatan, dan Tengah, serta memanfaatkan CesiumJS untuk visualisasi 3D interaktif. Pengembangan menggunakan metodologi Waterfall melalui tahapan analisis, desain, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Aplikasi memungkinkan pengguna melihat peta interaktif, mengunduh data, memfilter nilai, dan mengelola shapefile secara dinamis. Pengujian black-box memastikan semua fitur berfungsi dengan baik, sedangkan validasi spasial melalui confusion matrix menghasilkan akurasi 82,5% (K=5). Sistem ini meningkatkan transparansi, aksesibilitas, dan efisiensi layanan pertanahan serta mendukung transformasi digital Kantor Pertanahan Tomohon. Access to accurate and interactive spatial data is essential for land administration, particularly for managing Land Value Zones (ZNT). In Tomohon City, ZNT dissemination is still conventional through printed maps or static files, causing delayed updates and potential interpretation errors. This study develops a WebGIS application implementing K-Means Clustering to classify ZNT in several sub-districts of Tomohon Barat, Selatan, and Tengah, and integrates CesiumJS for interactive 3D visualization. The system was built using the Waterfall methodology through analysis, design, implementation, testing, and maintenance phases. The application allows users to view interactive maps, download data, apply value-based filters, and manage shapefiles dynamically. Black-box testing confirmed that all features worked properly, while spatial validation using a confusion matrix achieved 82.5% accuracy (K=5). The system improves transparency, accessibility, and efficiency of land information services and supports the digital transformation of the Tomohon Land Office.