Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sustainable Cacao Agritourism Development Strategy for Cau Chocolate Bali Putu Yudika Budi Kusuma; I Wayan Agus Selamet
International Journal of Management Science and Information Technology Vol. 6 No. 1 (2026): January - June 2026
Publisher : Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh (KITA), Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/ijmsit.v6i1.6557

Abstract

While agritourism plays a crucial role in diversifying the income of cacao farmers in Bali, the sector still faces serious challenges including management inefficiencies and volatile market fluctuations. Cau Chocolate Bali is currently confronting real-world issues such as a significant decline in visitor numbers and cash flow stagnation due to suboptimal marketing strategies and a lack of innovation in tour packages. This condition creates an urgent need for strategic evaluation to ensure the destination can survive and compete in the sustainable tourism market. This study aims to formulate an agritourism development strategy for Cau Chocolate Bali using a sequential explanatory mixed-methods approach. Data were collected from 35 stakeholders through observation, in-depth interviews, and structured questionnaires, which were then analyzed using the Internal Factor Analysis Summary (IFAS) matrix, External Factor Analysis Summary (EFAS) matrix, Internal-External (IE) Matrix, and SWOT analysis. The results showed an IFAS score of 3.004 and an EFAS score of 2.513, positioning Cau Chocolate Bali in the "Growth and Build" cell (Quadrant IV). These findings indicate that while the destination possesses a competitive advantage through international organic certification, the effectiveness of digital promotion and market penetration still needs to be aggressively improved. Recommended priority strategies include strengthening digital storytelling, integrating community-based tourism, and diversifying cacao-derived products to restore the company's economic stability.
Strategi Pengembangan Agrowisata Cau Chocolate Bali Kecamatan Marga Kabupaten Tabanan Putu Yudika Budi Kusuma
INSPIRE : Journal of Culinary, Hospitality, Digital & Creative Arts and Event Vol. 3 No. 2 (2025): INSPIRE : Journal of Culinary, Hospitality, Digital & Creative Arts and Event
Publisher : Politeknik Internasional Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46837/inspire.v3i2.106

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan menganalisis kondisi internal dan eksternal sehingga dapat mengetahui strategi yang telah dilakukan agrowisata Cau Chocolate Bali dan untuk merekomendasikan model strategi pengembangan agrowisata Cau Chocolate Bali. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode analisis lapangan, wawancara, kuesioner dan studi pustaka. Data yang telah didapatkan kemudian di analisis untuk mendapatkan rumusan strategi menggunakan Kekuatan (Strength), Kelemahan (Weakness), Peluang (Opportunity) dan Ancaman (Threats). Penilaian pembobotan dan rating yang didapatkan melalui kuesioner dari 20 responden Internal dari Cau Chocolate Bali dan 15 responden eksternal dari pemerintah dan desa adat dengan 10 kekuatan, 10 kelemahan, 10 peluang dan 10 ancaman. Hasil menunjukkan bahwa nilai dari analisis matriks Internal Factor Analysis Summary (IFAS) sebesar 3,108, Eksternal Factor Analysis Summary (EFAS) sebesar 2,476, dan analisis matrik Internal-Eksternal (IE) dapat diketahui posisi agrowisata Cau Chocolate Bali berada di kuadaran IV yang dimana arti dari zona ini menggunakan strategi intensif yaitu pengembangan produk dan penetrasi pasar. Berdasarkan analisis SWOT, model strategi didapatkan melalui gabungan prioritas strategi dari SWOT dengan urutan prioritas strategi dari yang pertama sampai terakhir yaitu strategi S-O, W-O, S-T, dan W-T.