Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peningkatan Kesadaran Remaja Kecamatan Wolasi tentang Kesehatan Reproduksi melalui Program Edukasi Terpadu Efa Kelya Nasrun; Ririt Yuliarti Taha; Tawakkal Tawakkal; Lisnawati
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v3i1.104

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan remaja yang memerlukan pemahaman yang memadai untuk mencegah berbagai perilaku berisiko. Namun, keterbatasan akses terhadap informasi yang benar dan terpercaya menyebabkan tingkat pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi masih relatif rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai kesehatan reproduksi melalui Program Edukasi Terpadu di Kecamatan Wolasi. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, tanya jawab, pendampingan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Materi yang diberikan mencakup pubertas, kebersihan organ reproduksi, pencegahan infeksi menular seksual, dan perilaku hidup sehat. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pada seluruh indikator yang diukur. Pemahaman peserta mengenai kesehatan reproduksi meningkat dari 55% menjadi 88%, pengetahuan tentang perubahan fisik dan psikologis masa pubertas meningkat dari 60% menjadi 90%, pemahaman mengenai kebersihan organ reproduksi meningkat dari 58% menjadi 92%, dan pengetahuan tentang pencegahan infeksi menular seksual meningkat dari 45% menjadi 85%. Selain itu, 93% peserta menyatakan bersedia menerapkan perilaku hidup sehat dan 88% bersedia membagikan informasi kesehatan reproduksi kepada teman sebaya. Program edukasi terpadu terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan reproduksi remaja serta berpotensi menjadi model edukasi berkelanjutan berbasis masyarakat.
Peningkatan Kesadaran Remaja Kecamatan Wolasi tentang Kesehatan Reproduksi melalui Program Edukasi Terpadu Efa Kelya Nasrun; Ririt Yuliarti Taha; Tawakkal Tawakkal; Lisnawati
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v3i1.104

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan remaja yang memerlukan pemahaman yang memadai untuk mencegah berbagai perilaku berisiko. Namun, keterbatasan akses terhadap informasi yang benar dan terpercaya menyebabkan tingkat pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi masih relatif rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai kesehatan reproduksi melalui Program Edukasi Terpadu di Kecamatan Wolasi. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, tanya jawab, pendampingan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Materi yang diberikan mencakup pubertas, kebersihan organ reproduksi, pencegahan infeksi menular seksual, dan perilaku hidup sehat. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pada seluruh indikator yang diukur. Pemahaman peserta mengenai kesehatan reproduksi meningkat dari 55% menjadi 88%, pengetahuan tentang perubahan fisik dan psikologis masa pubertas meningkat dari 60% menjadi 90%, pemahaman mengenai kebersihan organ reproduksi meningkat dari 58% menjadi 92%, dan pengetahuan tentang pencegahan infeksi menular seksual meningkat dari 45% menjadi 85%. Selain itu, 93% peserta menyatakan bersedia menerapkan perilaku hidup sehat dan 88% bersedia membagikan informasi kesehatan reproduksi kepada teman sebaya. Program edukasi terpadu terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan reproduksi remaja serta berpotensi menjadi model edukasi berkelanjutan berbasis masyarakat.
Edukasi Kesehatan Berbasis Kebutuhan untuk Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Desa Aoma Ririt Yuliarti Taha; Juli Purnama Hamudi; Ano Luthfa; Dian Rosmala Lestari; Via Zakiah; Harni
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/gxyym041

Abstract

Literasi kesehatan yang belum merata dapat menghambat pengambilan keputusan dan pemanfaatan pelayanan kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menggambarkan perubahan pengetahuan masyarakat setelah edukasi kesehatan berbasis kebutuhan di Desa Aoma, Kecamatan Wolasi, Kabupaten Konawe Selatan. Kegiatan dilaksanakan pada 27 April-9 Mei 2026 dengan evaluasi satu kelompok pre-test dan post-test. Sebanyak 99 peserta yang menyelesaikan kedua pengukuran mengikuti edukasi interaktif mengenai HIV/AIDS dan penyakit menular seksual, ASI eksklusif, pemeriksaan Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA), Pap smear, gizi balita, dan imunisasi. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner yang sama sebelum dan sesudah edukasi. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan proporsi peserta dalam kategori pengetahuan baik dan perubahan dalam poin persentase. Proporsi pengetahuan baik meningkat pada HIV/AIDS dan PMS dari 47,47% menjadi 89,90% (+42,42 poin persentase), ASI eksklusif dari 58,59% menjadi 90,91% (+32,32), IVA dari 63,64% menjadi 88,89% (+25,25), Pap smear dari 69,70% menjadi 91,92% (+22,22), gizi balita dari 77,78% menjadi 90,91% (+13,13), dan imunisasi dari 89,90% menjadi 91,92% (+2,02). Temuan menunjukkan adanya perbaikan pengetahuan segera setelah edukasi, terutama pada topik dengan pengetahuan awal lebih rendah. Penguatan materi oleh puskesmas dan kader serta evaluasi lanjutan diperlukan untuk menilai keberlanjutan pengetahuan dan perubahan perilaku
Edukasi Kesehatan Berbasis Kebutuhan untuk Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Desa Aoma Ririt Yuliarti Taha; Juli Purnama Hamudi; Ano Luthfa; Dian Rosmala Lestari; Via Zakiah; Harni
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v3i1.110

Abstract

Literasi kesehatan yang belum merata dapat menghambat pengambilan keputusan dan pemanfaatan pelayanan kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menggambarkan perubahan pengetahuan masyarakat setelah edukasi kesehatan berbasis kebutuhan di Desa Aoma, Kecamatan Wolasi, Kabupaten Konawe Selatan. Kegiatan dilaksanakan pada 27 April-9 Mei 2026 dengan evaluasi satu kelompok pre-test dan post-test. Sebanyak 99 peserta yang menyelesaikan kedua pengukuran mengikuti edukasi interaktif mengenai HIV/AIDS dan penyakit menular seksual, ASI eksklusif, pemeriksaan Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA), Pap smear, gizi balita, dan imunisasi. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner yang sama sebelum dan sesudah edukasi. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan proporsi peserta dalam kategori pengetahuan baik dan perubahan dalam poin persentase. Proporsi pengetahuan baik meningkat pada HIV/AIDS dan PMS dari 47,47% menjadi 89,90% (+42,42 poin persentase), ASI eksklusif dari 58,59% menjadi 90,91% (+32,32), IVA dari 63,64% menjadi 88,89% (+25,25), Pap smear dari 69,70% menjadi 91,92% (+22,22), gizi balita dari 77,78% menjadi 90,91% (+13,13), dan imunisasi dari 89,90% menjadi 91,92% (+2,02). Temuan menunjukkan adanya perbaikan pengetahuan segera setelah edukasi, terutama pada topik dengan pengetahuan awal lebih rendah. Penguatan materi oleh puskesmas dan kader serta evaluasi lanjutan diperlukan untuk menilai keberlanjutan pengetahuan dan perubahan perilaku